Realisasi Program Galuh Pakuan Tahun 2020

SUBANG - Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, merealisasikan salah satu program skala prioritas Galuh Pakuan di 2020, yaitu Pemberdayaan masyarakat dalam bidang pangan dan lingkungan hidup.
Program pemberdayaan masyarakat dalam bidang pangan dan lingkungan hidup itu, berupa penanan 1000 pohon buah-buahan, jenis durian dan jeruk keprok varietas batu 55. Di atas lahan seluas 10 hektare di sebuah perbukitan gundul di Desa Cikadu Kecamatan Cijambe.
Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi melalui Patih Agung LAK Galuh Pakuan Abah Renggo, program pangan dan lingkungan hidup, yang dilaksanakan Raja Galuh itu, sebagai upaya meningkatkan tarap perekonomian masyarakat lembaga adat Galuh Pakuan. Sekaligus Galuh Pakuan juga untuk menjaga bukit tersebut tidak terjadi bencana longsor di saat musim penghujan seperti sekarang ini, Dan dikala musim kemarau tidak terjadi krisis air bersih.
"Ada dua manfaat. Ketika Raja Galuh melaksanakan penanaman 1000 pohon buah-buahan di bukit Cikadu tersebut, yaitu hasilnya bisa di panen oleh warga masyarakat. Dan manfaat lainnya untuk menjaga agar bukit Cikadu itu tidak longsor di saat musim hujan, dan di saat kemarau nanti, warga masyarakat tidak mengalami krisis air bersih," kata Abah Renggo kepada wartawan di Subang, Sabtu (25/1/2020).
Penanaman 1000 phon buah-buahan tersebut menurut Abah Renggo dilakukan Raja Galuh secara bertahap. Dan kemungkinan tidak hanya dua jenis tanaman buah seperti durian dan jeruk keprok batu 55. Tetapi juga ada beberapa jenis buah-buahan yang sudah disiapkan Raja Galuh untuk pemenuhan program pangan dan lingkungan hidup tersebut.
"Karena luas lahan mencapai 10 hektare, penanaman pun dilakukan secara bertahap," jelasnya.
Sementara itu untuk program lingkungan hidup semdiri lanjut Abah Renggo, Galuh pakuan juga akan melakukan penanaman berbagai jenis tanaman keras lainnya, untuk dibtanam di sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS). Sebagai upaya mitigasi bencana banjir Pantura.
"Yang sudah disurvei ada dua DAS, yang alan di tanami pohon oleh Galuh Pakuan yakni DAS Sungai Cipunagara dan Cileuleuy," pungkas Abah Renggo.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar