Minimalisir Kecelakaan, Pemkab Subang Lakukan Ini

SUBANG - Kecelakaan maut yang dialami bus pariwisata rombongan Kader Posyandu Kota Depok di jalur wisata Ciater Subang, Sabtu (18/1/2020) lalu, yang mengakibatkan 8 orang meninggal dunia 10 orang luka berat dan 12 luka ringan. Tak luput dari perhatian Bupati Subang H. Ruhimat.
"Untuk mengantisipasi agar kecelakaan maut itu tidak terulang kembali, saya minta Dinas Perhubungan Kabupaten Subang untuk memperbanyak pemasangan rambu-rambu dan marka jalan mulai dari tugu batas Kabupaten Subang dengan Bandung Barat, hingga ke Subang Kota," ujarnya kepada wartawan yang didampingi Wakil Bupati, Agus Masykur, Senin (20/1/2020).
Karena menurut  Bupati Subang , sejak memasuki wilayah Subang, medan jalan dari perbatasan Bandung Barat Subang hingga ke Subang Kota, banyak sekali turunan yang curam, serta belokan tajam. Sehingga bagi para pengguna jalan yang baru pertama melintasi Subang Selatan panik, dan berakibat mengalami kecelakaan patal, seperti halnya yang dialami oleh pengendara bus pariwisata yang mengalami kecelakaan kemarin.
"Rata-rata yang mengalami kecelakaan maut di jalur wisata itu, pengendara yang baru pertama kali ke Subang, sehingga kewajiban kita, harus secepatnya memasang rambu peringatan begitu masuk ke wilayah Subang, minimal mereka lebih waspada dan berhati-hati ketika melihat rambu-rambu yang ada," ujarnya.
Selain itu kata Bupati, Dishub Subang juga harus menyiapkan sebuah tempat berupa rest area khusus untuk melakukan uji kelaikan kendaraan. Sehingga dengan begitu kecelakaan maut itu bisa diminimalisir. Diantaranya dengan Operasi Over Dimensi dan Over Load (ODOL) di wilayah Kabupaten Subang harus ditingkatkan oleh Dinas Perhubungan. Karena rata-rata kendaraan yang mengalami kecelakaan maut di jalur wisata dialami oleh kendaraan yang melanggar ketentuan lalulintas baik kendaran angkutan barang maupun umum, berupa Over Dimensi dan Over Load. Untuk itu Pemkab Subang dalam waktu dekat ini segera mengusulkan, ke pemerintah Provinsi Jawa Barat, terkait semua kebutuhan untuk rambu-rambu dan rest area khusus pegujian.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers