Inilah Apresiasi KASAU Pada Kinerja TNI AU di Awal 2020

Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI I Wayan Sulaba, S.Sos., M.Sc. saat menjadi pimpinan apel pada Apel Khusus awal Tahun Baru 2020 di lapangan Dirgantara Lanud Suryadarma dan saat memberikan briefing penerbangan awal tahun 2020, Suryadarma 2/20. Poto Pen SDM
SUBANG - Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. berterima kasih dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar TNI Angkatan Udara yang telah mencanangkan visi, "TNI AU yang profesional, militan, dan inovatif" pada akhirnya telah dilaksanakan dengan sangat baik.
"Apresiasi khusus perlu saya sampaikan kepada seluruh personel TNI AU, terkait keberhasilan program Road to Zero Accident yang telah kita perjuangkan bersama. Atas ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, TNI AU mampu mempertahankan kondisi zero accident selama tiga tahun berturut-turut. Zero accident selama tahun 2017-2019 adalah hasil kerja keras bersama, dan saya yakin, hal ini akan menjadi sumbangsih dan investasi terbesar kita kepada TNI AU," ungkap Kasau dalam amanat tertulisnya sebagaimana  disampaikan Komandan Lanud Suryadarma, Marsma TNI I Wayan Sulaba, S.Sos., M.Sc. dalam Apel Khusus awal Tahun 2020, yang dilaksanakan di lapangan Dirgantara Lanud Suryadarma Kalijati, Subang. Kamis (2/1/2020).
Lebih lanjut dikatakan bahwa tanggung jawab TNI AU semakin berat ketika dihadapkan pada kondisi keamanan internasional dan regional yang masih labil. "Dimana potensi konflik dan ketegangan akan terus mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelasnya.
TNI AU kata Kasau harus menghadapi berbagai kerawanan di dalam negeri dari peristiwa bencana alam, pelanggaran wilayah, separatisme, terorisme, konflik komunal, dan gangguan keamanan lain. "Dalam rangka menghadapi berbagai  tantangan dan ancaman tersebut di atas, TNI Angkatan Udara harus senantiasa dididik, dilatih, dan disiagakan untuk melindungi ibu pertiwi," tegas Kasau.
Kata Kasau tantangan lain yang harus dicermati TNI AU dalam melanjutkan pembangunan alutsista adalah kehadiran era Revolusi Industri 4.0.  Alutsista hasil Revolusi Industri 4.0 seperti wahana robotika, Internet of Things, Big Data, Network Centric  Warfare, Combat Cloud, Augmented Reality, 3-D Printing, dan sistem siber, telah menghasilkan teknologi baru yang mengubah wajah perang modern. "Lompatan teknologi ini belum sepenuhnya diantisipasi oleh TNI AU," jelasnya lagi.
Oleh karena itu, lanjut Kasau tahun 2020 adalah saat yang tepat untuk mulai  menyiapkan diri, karena dampak Revolusi Industri 4.0 akan segera dihadapi.
"Saya pun ingin menegaskan visi saya tentang 'TNI Angkatan Udara yang profesional, militan, dan inovatif', sebagai modalitas kerja seluruh satuan di tahun 2020. Mari bekerja profesional, yang berarti bahwa TNI Angkatan Udara harus bekerja dengan sasaran yang lebih baik dibandingkan tahun 2019. Mari bekerja militan, yaitu melaksanakan setiap tugas dengan lebih serius, lebih semangat, bahkan melebihi panggilan tugas yang ditetapkan organisasi. Mari kita bekerja inovatif, yakni menciptakan  solusi-solusi alternatif baru untuk mendukung kinerja TNI Angkatan Udara," kata Kasau mengakhiri amanatnya.
Dalam Apel tersebut turut dihadiri oleh Komandan Wing 8 Kolonel Pnb Khairun Aslam dan para pejabat dari Lanud Suryadarma.
Setelah apel khusus Tahun Baru 2020, Danlanud Suryadarma beserta para pejabat melaksanakan briefing Penerbangan Awal Tahun dan briefing Program Kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 di Ruang Rapat Dinas Operasi Lanud Suryadarma. (Pen Lanud)
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar