Galuh Pakuan Kembangkan Bank Domba Tahap II

SUBANG - Awal tahun 2020, Raja Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, kembali garap bank domba tahap kedua, dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Dewan Karamaan Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan, Ustadz Mamad mengungkapkan saat ini sudah berkembang biak.
"Bank domba ini menjadi salah satu program prioritas Raja Galuh di tahun 2020 ini, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa," ujar Ustadz Mamad kepada wartawan di Subang, Senin (27/1/2020).
Dan saat ini kata Mamad, Raja Galuh Pakuan sedang membangun kandang baru di Desa Cikadu Kecamatan Cijambe.
"Saat ini Galuh Pakuan menambah perluasan untuk kandang domba tersebut," imbuhnya.
Sementara itu domba yang di kembangkan di bank domba yaitu jenis domba etawa. Karena menurut Mamad, domba etawa, selain dagingnya lebih banyak, harganya pun menjanjikan. Sehingga cocok untuk dikembangkan, dan memberikan dampak ekonomi yang tinggi di masyarakat lembaga adat Galuh Pakuan.
"Karena tujuannya untuk meningkatkan tarap perekonomian masyarakat, maka Raja Galuh Pakuan mengembangkan domba jenis etawa di bank domba tersebut," terang Mamad.
Lebih lanjut Mamad menyebutkan, di bank domba ini, siapapun bisa menabung uang atau domba, untuk dipeliharan dan dikembangbiakan, jika dibutuhkan untuk modal dan kebutuhan lainnya, uang atau domba yang di tabung iti bisa diambilnya. Namun tidak dengan pokoknya. Guna keberlanjutan bank domba tersebut. Sehingga bank domba ini, diberi nama bank domba LAK Galuh Pakuan.
"Bank domba ini, bisa dikatagorikan juga sebagai bank simpan pinjam, yang berbentuk uang atau domba," jelasnya.
Ia menambahkan bank domba LAK Galuh Pakuan ini, diintegritaskan dengan program pangan yang inisiasi Raja Galuh Pakuan, seperti disinkronkan dengan tanaman pohon buah-buahan.
"Bank domba ini berlokasi di perbukitan Cikadu yang luasnya 10 hektare, sehingga nanti untuk pakannya mengambil di lahan tersebut yang ditanami buah-buahan jenis durian dan jeruk keprok varietas batu 55," pungkas Mamad. (Ist)
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar