Gagal Bayar Utang Pemkab Subang Melonjak Naik Jadi Segini

SUBANG – Lonjakan Utang Pemkab Subang naik menjadi Rp51 milyar. Sebagaimana dikutip tandas.id, menurut anggota Komisi II DPRD Kabupaten Subang, Lutfi Isror Alfaroby. Angka Utang Pemkab Subang sebesar 51 Milyar tersebut dibagi dua, Belanja tidak langsung dan Belanja Langsung. "Belanja langsung  berupa kegiatan paket sebesar 31 (milyar rupiah), dan belanja tidak langsung 20 (milyar rupiah)," kata Lutfi.
Kemudian Lutfi menjelaskan, ketika pada tahun 2019 Dana Alokasi Umun (DAU) tidak masuk ke rekening Kas Daerah, otomatis Pemkab Subang tidak bisa membayar. "Artinya DAU yang tidak masuk ke Kas Daerah berdampak Pemkab Subang tidak bisa membayar ASN, tenaga kerja yang biasa menerima gaji, jadi Pemkab Subang tidak bisa membuat rincian pembayaran itu untuk apa," imbuhnya.
Untuk antisipasi adanya tunggakan pembayaran tersebut, Bupati Subang mengeluarkan Perbup untuk mengantisipasi jika ada gejolak dikalangan ASN dan rekanan pengusahan yang ikut proyek Pekerjaan pembangunan di Subang.
"Jadi ada kesalahan perhitungan dinomenklatur kegiatan, nilai 51 milyar (rupiah) itu tidak jelas untuk kegiatan apa saja," jelasnya.
Bahkan efeknya Hutang Pemkab Subang semakin ke mana-mana. "Jadi Kegiatan Paket Pekerjaan yang tidak dibayar tetapi tenaga ASN juga tidak dibayar, saya sarankan tahun 2020 jangan sampai terulang kembali," imbuhnya lagi. (tandas.id)

Post a Comment

0 Comments