122 KK di Blok Bunter Lebakwangi Majalengka Terancam Longsor

MAJALENGKA - Akibat hujan deras sejak Sabtu (11/1/2020) sore, 3 blok di Desa Lebakwangi kecamatan Malausma Kab. Majalengka dilanda longsor. Akibatnya 2 rumah warga yang berada di blok Desa Kulon dan Blok Ciloa tertimpa material longsor, sementara 122 KK blok Bunter dalam kondisi terancam longsor.
Hujan  deras yang mengguyur Desa Lebakwangi Kecamatan Malausma sejak sabtu sore sekitar pukul 17.30 wib menyebabkan dua rumah di blok Desa kulon dan blok Ciloa terkena hantaman material longsor.
1 rumah milik Dulloh yang berada di blok Ciloa rusak bagian belakang terutama bagian dinding kamar hancur. Sementara 1 rumah lainnya di blok desa kulon milik bapak yayan rusak bagian kamar mandi. Baik Dulloh maupun Yayan keduanya sempat mengungsi ke rumah tetanggannya yang lebih aman.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden longsor di desa Lebakwangi ini, sementara kerusakan dari kedua rumah milik Dullah dan Yana ditaksir hanya Rp. 30juta rupiah saja,"
Kata Kepala BPBD Kab. Majalengka Agus Permana Minggu (12/1/2020)
Agus menyatakan pihak BPBD dan pemerintah desa setempat telah melakukan  pembersihan material di dusun yang terkena longsor bersama unsur Muspika setempat, sementara Dullah dan Yana yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumahnya.
"Kita telah melakukan pembersihan marerial longsor yang menutupi jalan kecil  di blok bunter, tebing yang longsor di blok ini sangat berbahaya karena mengancam 122 KK dibawahnya," terang Agus.
Agus juga mengatakan khusus untuk blok Bunter dengan 122 KK yang terancam longsor pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa agar dibuat terassering dan tidak menanam pohon bambu namun diusahakan menanam pohon yang berakar tunggang di ditebing dengan kemiringan 45 derajat tersebut.
"Selain itu kita akan siapkan bronjong khusus untuk blok bunter karena longsor bisa saja terjadi lagi saat hujan besar dan ini dapat mengancam 122," pungkas Agus. (Echa/Elshinta.com)
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar