Penggunaan DBHCT Kabupaten Subang Dipertanyakan

SUBANG – Kabupaten Subang mendapatkan anggaran dari Dana Bagi hasil Cukai Tembakau (DBHCT) sebesar Rp4 milyar lebih. Namun dikatakan aktivis Anti-Korupsi Subang, Enjang Taufik sangat disayangkan anggaran tersebut diduga banyak disalahgunakan oleh oknum pejabat Subang. Misalnya tahun 2017-2018 ada kegiatan yang dibiayai dari DBHCT untuk pembuatan tempat khusus untuk merokok di tempat umum. "Namun kami duga sampai saat ini tempat tersebut belum ada," ujar aktifis yang biasa disapa Enjang Black ini kepada wartawan, Kamis (19/12/2019).
Kemudian dia mempertanyakan ditahun 2019 Pemda Subang mendapatkan anggaran dari DBHCT sebesar Rp4.735.567.000. dan yang paling besar dianggarkan kepada Dinas Kesehatan Subang sebesar Rp3,8 milyar setelah kami menanyakan kepada Dinas Kesehatan Subang menyebutkan dana tersebut digunakan untuk pembayaran utang ke Rumah Sakit Ciereng dari tahun 2011-2017. "Yang menjadi persoalan dan pertanyaan apakah bisa anggaran dari DBHCT digunakan untuk membayaran utang?" ujarnya dengan nada bertanya.
Kalau pun bisa, kata dia kenapa baru tahun ini padahal tiap tahunnya Dinas Kesehatan Kabupaten Subang selalu mendapatkan anggaran dari DBHCT. Karena lanjut dia menurut peraturan penggunaan dana bagi hasil tersebut untuk membiayai program peningkatan kualitas bahan baku, program pembinaan industri, program pembinaan lingkungan sosial. "Dan keempat program sosialisasi ketentuan di bidang cukai dan program pemberantasan barang kena cukai ilegal," pungkasnya.
Ketikan dikonfirmasikan kepada Dinas Kesehatan melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan, dikatakan Kepala Seksi Pembiayaan, Dadan Sudarto membenarkan dilakukan pembayaran hutang ke RSUD Subang sebesar Rp3,8 milyar. Pembayaran ke RSUD itu kadta Dadan sesuai SK Bupati. Pihaknya hanya melaksanakan. "Mengenai boleh tidaknya itu bukan kewenangan kita (menjawabnya). Hanya kita tahu Pemda punya hutang pelayanan kepada 4 rumah sakit. Kita ke RSUD Subang karena yang besar Karena RSUD butuh dana untuk pelayanan. Nilainya peruntukannya 3,8 milyaran,"
Jumlah total hutang kepada RSUD Subang sekitar 7,5 milyar baru terbayarkan sebesar 3,8 milyar rupiah. "Jadi dibayar setengahnya dulu," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar