Diperkirakan Arus Mudik Nataru meningkat 9,6%

SUBANG – Diperkirakan arus mudik Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 akan terjadi pada 21 dan 22 Desember 2019 dengan peningkatan sebesar 9,6% atau sebanyak 85.754 kendaraan di Gerbang Palimanan. "Sedangkan mengenai arus balik akan terjadi pada 1 Januari (2020) tetapi kami mendapatkan informasi sampai tanggal 6 Januari 2020 masih liburan anak sekolah. Namun kami harapkan distribusinya menyebar supaya tidak menumpuk," ujar Direktur Operasi PT. Lintas Marga Sedaya (LMS), Agung Prasetyo di Kantor Astra Infra tol Cipali di Subang Jawa Barat, Kamis (12/12/2019).
Kemudian guna menghindari kecelakaan, Agung menghimbau kepada pengendara supaya mengendalikan kecepatannya maksimal 100 km per jam.
Pada aspek keamanan berkendara di jalan tol Cipali disiapkan petugas layanan dengan 8 unit patrol dan 2 unit mobil pembersih berikut 12 unit mobil derek, 2 unit rescue, 5 unit ambulans dan 9 unit PJR yang didukung monitoring berbasis kamera surveilans dan CCTV di berbagai sudut jalan tol.
Untuk memastikan kenyamanan berkendara telah disiapkan kondisi jalan yang bebas hambatan dengan tersedia tempat istirahat tipe A di KM102 dan KM166 di lajur ke arah Cirebon serta KM101 dan KM165 ke arah Jakarta untuk tipe B ada di KM86 dan KM130 baik di lajur arah Cirebon maupun Jakarta. "Rest area tipe A dan tipe B dilengkapi dengan fasilitas yang memadai seperti toilet ramah difabel masjid pompa bensin pengisian uang saldo uang elektronik atau atau berbagai tawaran an kuliner yang bersih dan sehat," katanya.
Kemudian menurut Presdir LMS Astra Tol Branding, Firdaus Azis untuk mengantisipasi kemacetan diantaranya melakukan contra flow dengan berkoordinasi kepolisian wilayah. "Kami berikan himbauan kepada para pengguna jalan tol untuk menggunakan rest area secara bergantian untuk menghindari kepadatan," katanya.
Dia juga menghimbau bagi yang melakukan perjalanan jauh untuk beristirahat minimal setiap 4 jam.
Mengenai jumlah petugas yang akan diturunkan kata Firdaus akan ditambah. Diantaranya di gardu tol yang biasanya berjumlah 18 orang ditingkatkan menjadi 81 orang. "Begitu juga dengan petugas lainnya," katanya lagi.

Posting Komentar

0 Komentar