Workshop untuk Optimalkan SLRT Puskesos

SUBANG - Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi Menghadiri sekaligus membuka secara langsung acara Workshop Implementasi  Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) "Subang Jawara". Bertempat di Gedung Mulia, Selasa (19/11/2019).
Laporan Ketua Panitia oleh Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang H. Rahmat Efendi S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa tujuan diadakannya wokshop agar para peserta dapat memahami secara utuh konsep dan implementasi SLTR dan Puskesos. Dalam mewujudkan visi Kabupaten Subang yang bersih, maju, sejahtera dan berkarakter, diimplementasikan kebeberapa program nggulan diantaranya "Jawara Raga" yaitu untuk terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan dasar dan meningkatnya kualitas pelayanan di bidang kesehatan, sosial, ketenagakerjaan dan kependudukan.
SLRT dan puskesos dapat efektif bila mendapat dukungan dari semua pihak diantaranya yaitu perangkat daerah yang terkait dengan layanan-layanan sosial untuk bersinergi dan terpadu dengan SLRT dan puskesos dan para Camat serta Kades untuk mengoptimalkan penyelenggaraan Puskesmas sesuai dengan fungsinya dan mendorong partisipasi stick holder dan masyarakat untuk mendukung lancarnya pelayanan Puskesmas.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Subang menyampaikan jumlah penduduk di Kabupaten Subang tahun 2018 berjumlah 1.560.293 jiwa. Data Badan Pusat Statistik menyatakan tahun 2018 jumlah penduduk miskin di Kabupaten Subang sebesar 8,67% atau sebanyak 136 jiwa. Namun dalam pemutakhiran basis data terpadu atau BDT yang dilakukan oleh operator Desa posisi Oktober 2019 tercatat data penduduk sangat miskin, miskin dan rentan miskin di Kabupaten Subang berjumlah 648.11 jiwa atau sebanyak 41%.
Pengembangan SLRT dan puskesos ini merupakan langkah konkrit untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan Dasar atau guna mensinergikan dengan program program pengentasan kemiskinan baik Pusat, Provinsi, Kabupaten maupun stakeholder lainnya. Pada tahun 2020 sebagai langkah awal pengembangan SLRT dan Puskesmas telah dan sedang dipersiapkan sarana prasarana penunjang regulasi dan SDM pelaksana serta pembentukan puskesos di 30 Desa pada 30 Kecamatan untuk selanjutnya ditargetkan pada Tahun 2022 seluruh desa sudah memiliki puskesos.
Dengan hadirnya puskesos ini, saya berharap dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Misalnya terdapat masyarakat kurang mampu yang membutuhkan Fasilitas Kesehatan,  tidak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, tidak terakses program rutilahu, dan membutuhkan pelayanan sosial lainnya untuk diakses ke layanan layanan yang dibutuhkan oleh para petugas SLRT dan puskesos.
Acara dihadiri Manager SLRT dan Puskesmas Sabilulungan Kabupaten Bandung, Dra.hj. Nina Setiana, M.Si, Para Perangkat Daerah se-Kabupaten Subang, para Camat se-Kabupaten Subang, para Kepala Desa se-Kabupaten Subang, Kepala BPJS unit Subang, Kepala Baznas Kabupaten Subang, serta tamu undangan. (Humas)

Posting Komentar

0 Komentar