RAPBD Kabupaten Subang Naik 844 miliar rupiah

SUBANG - DPRD Kabupaten Subang menyelenggarakan Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Bupati Subang tentang RAPBD Tahun 2020 dan Penyampaian Nota Pengantar dari Bapemperda tentang Perubahan Peraturan DPRD No.2 Tahun 2018 tentang Tatib DPRD dan Penyusunan Rencana kerja tahun 2020, Senin (4/11/2019).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kab. Subang, Narca Sukanda, S.Sos, didampingi Wakil Ketua I Hj.Elita Budiarti, SKM., M.Si, Wakil Ketua II Lina Marlina, SKM, Wakil Ketua III H. Ateng Kudus, SP turut dihadiri oleh Bupati Subang H.Ruhimat, S.Pd., M.Si, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, S.SI., MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Aminudin, M.Si, Unsur Forkopimda Kabupaten Subang, para perangkat daerah serta tamu undangan.

Penyampaian nota pengantar tentang RAPBD tahun 2020 Bupati Subang yang intinya:
* Bahwa angka RAPBD tahun 2020 mendatang diperkirakan sebesar 3,48 triliun rupiah angka RAPBD tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun anggaran 2019 sebelum perubahan yaitu sebesar sebesar 2,63 triliun rupiah. Dengan peningkatan sebesar 844 miliar rupiah.

* Pendapatan pada tahun 2020 pergerakan sebesar 2,96 triliun rupiah yang berasal dari pendapatan asli daerah sebesar 556,3 miliar rupiah, dana transfer sebesar 1,954 triliun rupiah dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar 456, 5 miliar rupiah.

* Sebagai kompensasi penerimaan daerah yang berasal dari masyarakat maka selanjutnya bergeser menjadi amanah dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam bentuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang dituangkan dalam rencana program dan kegiatan.

* Misi pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang belanja daerah tersebut diarahkan untuk melaksanakan misi mewujudkan pemerintah yang bersih dari KKN dan terbuka serta melayani masyarakat, meningkatkan pembangunan infrastruktur penataan ruang kebudayaan lokal dan yang berkarakter dan peningkatan pemerataan pembangunan pedesaan, meningkatkan kualitas pendidikan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
melalui bidang pertanian industri kreatif perikanan dan kelautan serta potensi kepariwisataan yang berbasis budaya dan kearifan lokal ,meningkatkan kualitas layanan masyarakat dan lingkungan hidup.

Posting Komentar

0 Komentar