Insiden Kecelakaan Tol Cipali KM 117.800, 7 Meninggal 26 Luka

SUBANG – Peristiwa kecelakaan terjadi di Jalur tol Cikopo – Palilmana (Cipali) di KM 117.800  jalur B Kampung Sumberjaya Desa Wanasari  Cipunagara Subang Jawa Barat. Pada peristiwa tersebut melibatkan 2 unit bus sekira pukul 00.00 WIB, Kamis (14/11/2019).
Menurut sumber kepolisian krnologis kejadian Kendaraan Bus PO Sinar Jaya bernomor polisi B-7949-IS dan Bus PO Arimbi Jaya Agung bernomor polisi B-7168-CGA.
Akibat peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa sebanhyak 7 orang, luka berat 1 orang dan luka ringan 25 orang. Sedangkan kedua kendaraan bus mengalami rusak.
Dikatakan Kepala Subag RSUD Subang, Mamat Budirahmat korban luka ringan mengalami lecet-lecet. "Sebagian sudah bisa melakukan pengobatan jalan. Sedangkan 1 (orang) korban luka berat mengalami cidera di kepala," jelasnya.
Mengenai penyebab kejadian diduga karena kelalaian dari pengemudi kendaraan bus PO Sinar Jaya No. Pol. : B-7949-IS tidak dapat mengendalikan laju kendaraan sehingga kendaraan oleng kanan melewati parit pemisah jalan masuk ke jalur jalan arah berlawanan.
Kedua kendaraan sekarang telah dievakuasi ke Pos Laka di Cilameri Subang untuk dilakukan penyelidikan.
Masih menurut sumber yang sama, kronologis kejadian kendaraan Bus PO Sinar Jaya bernomor polisi B-7949-IS dikemudikan datang dari arah Cikopo/Barat menuju arah Palimanan/Timur(jalur A) oleng kanan melewati parit pemisah jalur masuk hingga masuk ke jalur arah berlawanan kemudian bertabrakan dengan Kendaraan Bus PO Arimbi Jaya Agung yang datang dari arah berlawanan.
Hingga berita ini ditulis pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 7 jenazah korban disemayamkan di RSUD Kabupaten Subang untuk dilakukan pemulasaraan.
Dikatakan Kepala Cabang Jasa Raharja Purwakarta, Sri Martajaya pihaknya akan menyerahkan santunan kepada korban atau keluarganya dengan besaran untuk korban meninggal akan diberikan kepada ahlli warisnya sebesar Rp50 juta. "Sedangkan untuk yang mengalami luka akan diberikan santuan maksimal 20 juta (rupiah)," katanya.
Adapun data korban meninggal dunia ialah sebagai berikut:
1.      Warsidin (53 tahun) laki-laki, Cilandak-Jakarta Selatan
2.      Imam Safi'i (27 tahun) laki-laki, Siwalan-Pekalongan
3.      Aris Yunianto (37 tahun) laki-laki, Comal-Pemalang
4.      Surta (61 tahun) laki-laki, Cigombong-Lebak
5.      Khofifah (32 tahun) perempuan, Kedung Galar-Ngawi
6.      Kuntarsih (37 tahun) perempuan, Bojong-Pekalongan
7.      Salsis (24 tahun) laki-laki, Sragi-Pekalongan

Posting Komentar

0 Komentar