Inilah Arah Aliran Dugaan Gratifikasi CPNS HK2 Subang

SUBANG – Terkait dugaan gratifikasi Penerimaan CPNS Honorer Kategori 2 di Subang Jawa Barat mencapai nilai Rp40 milyar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan HTS sebagai tersangka. Penasihat Hukum HTS, Irwan Yustiarta, SH menyebutkan aliran dana tersebut mengarah ke sejumlah pejabat. "Pengakuan dari klien kami sudah sangat jelas terkandung 3 unsur oknum pejabat dalam hal ini eksekutif Pemkab Subang, oknum DPRD, oknum LSM/ormas maupun perseorangan dan lembaga lainnya yang tidak bisa kami kami sebutkan satu persatu. Itu sudah termaktub dalam berita acara pemeriksaan klien kami. Tinggal nanti (kita ungkap) dalam persidangan," tuturnya melalui saluran telepon, Jum'at (1/10/2019).

Oleh karena itu kata Irwan kliennya sangat menunggu niat baik DPRD Kabupaten Subang. "Supaya niat baik DPRD Kabupaten Subang segera direalisasikan. Karena intinya klien saya siap memenuhi panggilan Komisi 1 atau DPRD Kabupaten Subang untuk menjelaskan kasus (Penerimaan CPNS) HK2 yang sedangk ditangani penyidik KPK," imbuhnya.

Kemudian Irwan menjelaskan hingga kini Penyidik KPK masih menggali informasi dan mengumpulkan dokumen terkait Penerimaan CPNS HK2. "Serta melakukan konfrontir dengan berbagai pihak," katanya.

Mengenai kliennya yang tidak dilakukan penahanan, kata Irwan karena menurut pertimbangan KPK hingga kini kliennya selalu kooperatif dan memberikan informasi yang diperlukan oleh Penyidik KPK. "Klien kami tidak ditahan karena siap kooperatif . Kewenangan (terhadap) seorang tersangka sepenuhnya kewenangan yudikatif yang menanganinya dalam hal ini KPK," katanya.

Posting Komentar

0 Komentar