Inilah Alasan Ahok Dipilih Jadi Komisaris Utama Pertamina

JAKARTA - Akhirnya Menteri BUMN, Erick Thohir secara resmi menunjuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero).
"Insya Allah sudah putus dari beliau (Presiden Jokowi), Pak Basuki akan jadi Komut Pertamina," kata Menteri BUMN di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/11).
Erick menyampaikan hal tersebut seusai berbicara empat mata dengan Presiden Jokowi di beranda Istana Merdeka sekitar 10 menit. "Nanti akan didampingi Pak Wamen (Wakil Menteri BUMN) Pak Budi Sadikin menjadi wakil Komisaris Utama. Lalu, nanti juga ada direktur keuangan yang baru, Ibu Emma (Emma Sri Martini) dari yang sebelumnya Dirut Telkomsel," tambah Erick.
"Kenapa Pak Basuki di Pertamina apalagi didampingi Pak Wamen juga saya rasa bagaimana bagian terpenting Pertamina, bagaimana mengurangi impor migas harus tercapai. Bukan berarti anti-impor tapi mengurangi, lalu proses-proses pembangunan refinery (penyulingan) ini amat sangat berat jadi saya perlu team work yang besar tidak bisa dirut saja," jelas Erick.
Erick menilai bahwa dengan menjadikan Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina, Ahok dapat mendorong perusahaan itu mencapai target, ditambah lagi mantan Gubernur DKI Jakarta itu termasuk sebagai tipe pendobrak.
"Karena itulah kenapa kemarin kita juga ingin orang yang pendobrak, bukan pendobrak marah-marah. Saya rasa Pak Basuki berbeda, Pak Ahok berbeda, kita perlu figur pendobrak supaya ini sesuai dengan target toh beliau komisaris utama, kan direksinya yang day to day tapi menjaga supaya ini semua (berjalan)," tegas Erick. (Elshinta.com)

Posting Komentar

0 Komentar