Hadapi Resiko Kerja Sukwan Butuh Tunjangan

SUBANG – Resiko tinggi pekerjaan masih dihadapi oleh pegawai Non-PNS di Kabupaten Subang. Pekerja Non-PNS atau yang dikenal Honorer atau Sukarelawan (Sukwan) ini harus berhadapan dengan resiko tinggi yang tidak sebanding dengan hasil yang diterima. Padahal tugas yang mereka lakukan sangat bersinggungan dengan keselamatan dan kelancaran kegiatan masyarakat.

Seperti yang dilakukan Sukwan yang bertugas di Dinas Perhubungan Kabupaten Subang. Setiap hari mereka harus membantu menyebrangkan pejalan kaki secara manual. Baik yang berada di wilayah utara Subang, Perkotaan maupun selatan Subang yangn setiap pagi hari mengatur di lokasi-lokasi perkantoran maupun sekolah supaya lalu-lintas maupun pejalan kaki tetap lancar.

Kurang lebih 55 anggota Dinas Perhubungan yang setiap hari kerja mengatur jalan raya setiap pagi. Diantaranya menurut Sahroni yang berharap agar pemerintah memberikan perhatian lebih baik lagi. Seperti memberikan tunjangan jaminan atau tunjangan beresiko. "Baik keselamatan maupun kesehatan. Tapi kami tetap loyal dan tanggung jawab walaupun tidak ada gaji bulanan," katanya.

Posting Komentar

0 Komentar