Soal LPG 3 Kg, Wabup Subang Bilang Begini

SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang mengajak kepada seluruh penyalur gas elpiji, khususnya berukuran 3 kg untuk bisa disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat tidak mampu. Pemkab Subang telah menerapkan kepada para ASN Kabupaetn Subang supaya tidak menggunakan gas elpiji yang berukuran 3 kg. "Karena gas Elpiji yang 3 kg hanya digunakan untuk keluarga tidak mampu. Kami terus berusaha supaya orang tak mampu bisa mendapatkan gas, tanpa ada kelangkaan lagi," ujarnya saat memberikan sambutan pada Musyawarah Cabang III Dewan Pimpinan  Cabang Subang Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi di Aula Dayang Sumbi Sari Ater Subang, Rabu (23/10/2019).
Kemudian kata Wabup pihaknya telah membuat surat edaran kepada seluruh pengusaha yang bekerja atau mencari pekerjaan di Kabupaten Subang harus menggunakan NPWP-nya Kabupaten Subang.
"Kami pemerintah Daerah Kabupaten Subang memiliki beberapa wilayah di Kabupaten Subang akan menjadi daerah ekonomi khusus, dampak nya ini akan menjadikan banyak peluang bisnis untuk para pengusaha yang dikhususkan para pengusaha yang tergabung Hiswana Migas," katanya.
Lalu dia berharap musyawarah ini menghasilkan kepengurusan yang lebih baik dan solid dan ada kontribusi positif untuk meningkatkan pendapatan kas daerah dari bisnis yang bangun di Kabupaten Subang serta membantu memproses cepat pembangunan pemerintah Kab. Subang.
Pembukaan kegiatan Muscab ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Subang yang didampingi Sales Area Manager Karawang PT. Pertamina (Persero), Ketua DPD III Hiswana Migas dan Ketua DPC Subang Hiswana Migas. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian cinderamata.
Kegiatan Muscab bertemakan: "Sinergitas Hiswana Migas Bersama Pertamina Menyambut Kemandirian Energi Dengan Nilai Kebersamaan".
Kegiatan ini dihadiri oleh Sales area manager PT. Pertamina Persero, Ketua DPD III Hiswana Migas, Ketua DPC Subang Hiswana Migas, Kepala Dinas DKUPP/Yang Mewakili, Kabag Perekonomian Setda Kab. Subang, seluruh Anggota Dpc Subang Hiswana Migas.

Posting Komentar

0 Komentar