Optimalkan Pajak Daerah, Bapenda Lakukan Ini

SUBANG – Dalam rangka meningkatakan pendapatan pajak daerah terutama Pendapatan Asli Daerah (PAD) pihak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang berupaya mengoptimalkan dengan penagihan kepada Wajib Pajak (WP) Daerah yang belum melakukan pembayaran. Dikatakan Kepala Bapenda Kabupaten Subang, Dadang Kurnianudin sebagaimana dikatakan Kasubid Penangihan Pajak Lainnya, Deden Sujatnika upaya penangihan dilakukan secara intensif. "Kami melayangkan surat teguran sampai memasang stiker seperti ini kepada objek WP pajak reklame yang sudah ditegur beberapa kali tetapi belum bayar pajak juga," ujarnya sambil menunjukkan stiker peringatan, Senin (28/10/2019).
Sedangkan untuk tunggakannya akan dikenakan sanksi berupa denda sebesar 2% dari pajak terutang. Upaya pemasangan stiker ini lanjut Deden untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak bagi WP.
Kemudian kata Deden pihaknya juga bekerjasama dengan Satpol PP untuk menertibkan reklame yang melanggar. "Seperti pemasangan reklame yang ditempatkan pada lokasi-lokasi yang bukan peruntukannya ataupun reklame yang dipasang dengan cara dipaku di pohon-pohon atau yang dipasang melintang di jalan-jalan protokol atau jalan raya utama," paparnya.
Kemudian dia menuturkan mengenai target perolehan dari 12 jenis pajak daerah ialah sebesar Rp243,581 milyar yang terdiri dari pajak hotel sebesar Rp6,5 milyar, pajak restoran sebesar Rp15 milyar, pajak hiburan sebesar Rp1,550 milyar, pajak reklame sebesar Rp4 milyar, Penerangan Jalan sebesar Rp64,211 milyar, Parkir sebesar Rp1 milyar, pajak air tanah sebesar Rp30 milyar, sarang burung walet sebesar Rp20 juta, mineral bukan logam dan bantuan sebesar Rp1,3 milyar, PBB sebesar Rp60 milyar dan BPHTB sebesar Rp60 milyar.
Dari target tersebut hingga 24 Oktober 2019 telah tercapai sebasar Rp178,715,864,487 atau 73,73% dari target yang ditetapkan. "Kalau dari jumlah WP-nya ada sekitar 15% WP yang masih belum membayar pajak," katanya lagi.
"Insya Allah target bisa tercapai. Masih ada waktu dengan penagihan kepada WP yang menunggak pada pajak daerah lainnya," pungkasnya. (Ist/Satriya)

Posting Komentar

0 Komentar