Hati-Hati, ya..! Modus Jadul Masih Manjur

SUBANG – Sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor berhasil diungkap oleh Polres Subang diantaranya kasus pencurian sepeda motor yang terjadi pada 22 Februari 2019 lalu di Desa Tambakan Jalancagak Subang. Menurut Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanani yang didampingi Kasat Reskrim, AKP Ilyas Rutiandi menyebutkan pengungkapan kasus berhasil terungkap oleh Tim yang Polsek Jalancagak yang dibentuk setelah mendapat laporan dari korban. "(Setelah mendapat laporan) kemudian dibentuk Tim yang dipimpin oleh Panit Reskrim Ipda Ageu Nugraha. Kemudian berhasil menemukan motor korban setelah disita oleh BPR Subang cabang Cisalak. Setelah diselidiki korban mendapatkan kembali sepeda motor yang hilang. Ternyata motor tersebut telah dijual seharga  satu setengah juta rupiah," jelasnya, Selasa (22/10/2019).

Dari kasus tersebut tim berhasil meringkus tersangka berinisial DS Warga Jalancagak sebagai pelaku yang mengambil motor korban dengan cara menggunakan kunci astag, GG (25 tahun) yang berperan ikut membantu mendorong sepeda motor saat pelaku berhasil mengambil. Kemudian T (49 tahun) szebagai pembeli sepeda motor hasil curian. "Lalu ada lagi CT (22  tahun) sebagai orang yang dititipi barang curian dari pelaku usai melakukan pencurian," jelasnya.

Dari tangan pelaku disita sejumlah barang berupa: Satu unit sepeda motor Yamaha Mio, 1 unit sepeda motor Honda Win, 1 buah kunci leter "T", 1 unit TV merk Samsung 29 inchi, 3 buah gas elpiji 3 kg, 1 unit Playstation 2 dan 1 buah sepeda.

Tersangka DS dan GG dikenakan pasal 363 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun, kepada T dan CT disangkakan melakukan pertolongan jahat atau penadah dengan pasal 480 KUHP Pidana dengan hukuman penjara maksimal 4 tahun.

Pencurian di Subang dan Cipeundeuy

Selain itu juga kata Kapolres pihaknya mengungkap menangkap 2 orang pelaku berinisial YM (18 tahun) dan RG (18 tahun) yang melakukan pencurian di 2 tempat berbeda, yaitu di Jalan Ahmad Yani Gang Letda Ismail, Pasirkareumbi Subang Kota dan di samping rumah dekat parkiran PT. Papertech Indonesia Cipeundeuy.

"Modus yang dilakukan oleh pelaku dengan cara satu orang melakukan pencurian dengan menggunakan kunci astag, yaitu YM sedangkan RG mengawasi situasi selama pelaku (YM) melancarkan aksinya," tuturnya.

Dari hasil hasil pemeriksaan ternyata kedua pelaku telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 5 kali di wilayah Kabupaten Subang.

Dari tangan pelaku diamankan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih tanpa nomor polisi, 1 unit kunci astagrata, 1 buah kunci kontak, satu lembar STNK, satu buah BPKB, satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru tanpa nomor polisi dan satu unit sepeda motor Honda Blade warna hitam merah tanpa nomor polisi.

Pasal yang disangkakan kepada YM dan RG 363 KUHP pidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara

Posting Komentar

0 Komentar