Harapan PT. DAHANA kepada Menteri BUMN Kabinet Indonesia Maju

SUBANG - Direktur Utama PT DAHANA (Persero) hadir dalam acara serah terima jabatan Menteri BUMN dari Rini Soemarno (Menteri BUMN 2014 -2019) kepada Erick Thohir (Menteri BUMN Kabinet Indonesia Maju). Acara itu menjadi awal bagi Erick Thohir berjabat tangan dengan jajaran direksi BUMN sebagai Menteri BUMN Kabinet Indonesia Maju di Gedung Kementerian BUMN, Rabu Sore, 23 Oktober 2019.

Sinergi Lounge yang terletak di lantai 3 Kementerian BUMN penuh riuh oleh puluhan dirut dan puluhan wartawan saat acara dimulai. Dengan meneteskan air mata Rini Soemarno mengucapkan rasa terima kasihnya kepada direksi BUMN dan karyawan Kementerian atas kerjasama selama menjabat Menteri. Rini berharap agar Menteri Erick Thohir dapat terus menjaga sinergi BUMN yang selama ini telah dibangunnya.

Kehadiran sosok Rini Soemarno memang sangat dirasakan oleh jajaran direksi BUMN, beragam program dilakukan Rini agar semua BUMN dapat bersinergi, berkomunikasi, hingga semua BUMN dapat maju.  Hal ini terbukti seperti pembangunan infrastruktur, penambahan asset BUMN, hingga setoran pajak atau deviden kepada negara yang terus meningkat.

"Dengan Bu Rini lah para direksi BUMN dapat akrab dan saling bersinergi, karena ada rakor tiga bulan sekali, dengan motto One Nation, One Vision, One Family - to excellent Bu Rini terus mengarusutamakan sinergi antar BUMN. Beliau orangnya tegas tetapi sederhana dan baik hati, ini terbukti dengan CSR yang selama ini diberi.  Perlu waktu panjang cerita tentang Bu Rini. Kesimpulannya beliau orang hebat. Semoga beliau panjang umur, diberi kesehatan dan kesuskesan amin," ujar Budi Antono kepada Dfile.

Setelah prosesi serah terima jabatan Menteri BUMN selesai, puluhan dirut yang didampingi oleh para pengawal berdesakan dengan wartawan berusaha menyalami Rini Soemarno tak terkecuali Direktur Utama PT DAHANA (Persero) Budi Antono. Saat bersalaman Budi menyampaikan rasa terimakasihnya atas arahan Rini selama menjabat Menteri BUMN, dan dibalas dengan senyuman Rini dan berkata "Iya". Kemudian Budi kembali berdesakan dengan susah payah untuk bersalaman dengan Menteri Erick Thohir, dan kembali berhasil.

"Saya dari DAHANA Pak Menteri," sapa Budi.
"Oh bahan peledak ya?" jawab Erick Thohir seraya balik bertanya.
"Iya Pak Menteri, kami suplai bahan peledak ke Adaro juga Pak," tambah Budi.

Ketika proses salaman selesai Dirut PT DAHANA (Persero) langsung keluar dan menunggu mobil di lobby Kementerian BUMN, tiba-tiba semua Dirut dipanggil ke lantai 19 untuk bertemu dengan Menteri Erick Thohir. Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir menyampaikan keinginannya selama tiga bulan pertama tidak ada acara seremonial, dan harus fokus kepada Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan Presiden.

Menurut Budi, Menteri Erick Thohir yang merupakan seorang olahragawan, terus berusaha agar BUMN pun turut menjadi pemenang dalam pasar global, kalaupun ternyata harus kalah, namun jiwa, niat, dan usaha yang diberikan adalah untuk menang. Selain itu, pada pertemuan dengan Dirut BUMN, Erick Thohir juga mengulas persoalan pendidikan, dia mengkhawatirkan banyaknya lulusan sarjana yang tak dapat bekerja, sekaligus bertanya kepada para dirut siapa saja yang sekolah di luar negeri. Selain itu Erick juga memberi arahan kepada Sesmen agar dicarikan waktu untuk rapat dengan para dirut terkait pemenuhan KPI. Usai acara, Budi Antono kembali menyapa Erick Thohir.

"Pak Menteri, saya Budi dari DAHANA," sapa Budi.
"Oh yang tadi ya," jawab Menteri.
"Iya pak Menteri. DAHANA memproduksi bahan peledak, bom dan roket serta akan membuat propelan," tambah Budi.
"Boleh pinjam? (bahan peledak)," jawab Menteri sambil berkelakar.

Budi Antono berharap Menteri Erick Thohir bisa melanjutkan dan bahkan lebih baik lagi dari Rini Soemarno.  Fokus ke Sinergi BUMN, meskipun ada sinergi dengan BUMD ataupun BUMS tetapi BUMN harus menang.  Budi juga berharap DAHANA dapat menembus Freeport, Newmont dan KPC dengan dorongan dari Menteri BUMN/Pemerintah.

"Beliau orang berjiwa muda dan bermental juara. Excellent," tutup Budi Antono. (yz)

Posting Komentar

0 Komentar