Cegah Pungli Puluhan Kepala Desa Dikumpulkan

SUBANG – Untuk mencegah tindak pungutan liar (pungli) di dalam birokrasi, puluhan Kepala Desa di Subang Jawa Barat mendapatkan sosialisasi mengenai Keberadaan Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pungli di Ruang Rapat Bupati Subang, Rabu (9/10/2019).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Subang. Dikatakan Kepala Kesbangpol Kabupaten Subang, Udin Jajudin tujuan sosialisasi ini adalah supaya Subang bebas dari pungutan liar. "ini sesuai dengan Peraturan Presiden dan Peraturan Bupati sekalgus intruksi langsung dari Bapak Bupati Subang supaya Pemerintah Jimat Akur harus benar-benar bersih dari pungli," ujarnya.
Kata dia upaya sosialisasi sebagai bentuk pembinaan pemerintah kepada para Kepala Desa supaya mematuhi aturan. "Agar tidak sampai melakukan tindak pungli. Mengenai penindakannya itu adalah kepolisian dan kejaksaan," katanya.
Untuk upaya pencegahannya selama ini sering dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SKPD-SKPD. "Alhamdulillah tidak ada temuan tindak pungli (selama sidak)," imbuhnya.
Ketika ditanyakan mengenai instansi yang rawan pungli, Udin menyebutkan instansi tersebut ialah yang menyelenggarakan pelayanan. "Seperti penerbitan Kartu tanda Penduduk (KTP). "Yang harusnya gratis tetapi ada pungutan," katanya lagi.
Pelayana publik kita datangi. Yang paling rawan itu adalah pelayanan. Seperti KTP. Yang harusnya gratis tetapi ada pungutan. Termasuk perijinan juga. Initinya kita ingin Subang bersih dari Pungli," tegasnya.
Ketika ditanya mengeni jumlah laporan tentang dugaan pungli, Udin menyebutkan ada tetapi itu perlu didukung bukti yang kuat. "Kalau tidak (didukung bukti kuat) 'kan tidak bisa ditindaklanjuti," katanya.
Senada disampaikan Kepala Saber Pungli Kabupaten Subang, Komisaris Polisi (Kompol) A. Faisal Pasaribu melalui sosialisasi untuk memberitahukan keberadaan Satgas Saber Pungli. Kepada Kepalal Desa yang sekarang ini banyak yang baru. "Hanya sosialisasi masalah keberdaan (Satgas) Saber Pungli kepada kepala desa yang baru terpilih," katanya.
Karena kata dia ada kepala desa yang baru terpilih dan ada juga kepala desa yang sudah selesai menjabat. "Makanya kita sosialisasikan keberadaan Saber pungli (kepada kepala desa) yang baru mengenai Tugas pokok Saber pungli itu apa?" jelasnya.
Ketika ditanyakan hubungan dengan turunnya dana desa, Faisal menyebutkan bahwa ini murni kegiatan sosialisasi supaya kepala desa mengetahui tugasnya. "Mengenai hubungan dengan turunnya dana desa bukan itu intinya. Tetapi kita (Satgas Saber Pungli) wajib melakukan sosialisasikan supaya kepala desa mengetahui apa yang harus dilakukan," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar