Kesadaran Bayar Pajak Daerah di Subang Makin Meningkat. Ini Buktinya

 (Petugas Bapenda Kabupaten Subang tengah Melakukan Pencatatan Pemakaian Air Tanah)

SUBANG – Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang berupaya mengoptimalkan potensi-potensinya. Dikatakan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang, Dadang Kurnianudin sejalan geliat pertumbuhan ekonomi membuka potensi PAD makin besar.
Dikatakan Dadang untuk target PAD tahun 2019 ialah sebesar Rp473.715.727.847,- yang terdiri dari Pajak Daerah sebesar Rp243.581.000.000, Retribusi Daerah Rp22.866.018.300, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan sebesar Rp 21.360.000.000 dan Pos lain-lain yang sah sebesar Rp185.908.709.547.
Hingga akhir Agustus 2019 kata dia sudah berhasil terrealisasi sebesar 60%. "Kami yakin, Insya Allah akan tercapai. Ini adalah bukti kalau para pelaku usaha makin sadar pentingnya memenuhi kewajiban pajak daerahnya," jelas Dadang kepada wartawan, Rabu (11/9/2019).
Lalu kata Dadang salah satu potensi PAD di Kabupaten Subang yang cukup besar ialah pajak air tanah yang dipergunakan untuk keperluan usaha atau bisnis. Pihaknya memiliki target untuk pajak air tanah sebesar Rp33 milyar. "Sampai akhir Agustus 2019 kemarin sudah berhasil terrealisasi sebesar 62%," katanya.
Untuk itu Dadang menyampaikan terima kasih kepada yang telah membayar pajak dengan tepat waktu dan tepat jumlah. "Ini yang akan menjadi dasar modal untuk pembangunan Kabupaten Subang," imbuhnya.
Lalu Dadang mengingatkan kepada Wajib Pajak (WP) Daerah supaya memperhatikan jatuh tempo pembayaran pajaknya sesuai dengan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD). "Sebab akan kena denda jika melewati jatuh tempo dengan besaran 2% per bulan maksimal sampai dengan 24 bulan," pungkasnya. (Adv/Ist/Satriya)


Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar