Inilah Alasan Pembangunan Internet Desa Digital Dipercepat

SUBANG - Karatwan Galuh Pakuan,  Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan, bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Badan Aksesibilitas Komunikasi dan Telekomunikasi Internet (BAKTI), Badan Prakarsa  Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK), Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), bekerjasama dengan PT Icon Plus, dan PT Adyawinsa, saat ini sedang melakukan percepatan pembangunan jaringan untuk "Desa Digital" di Kabupaten Subang.
Pembangunan jaringan internet untuk "Desa Digital" itu menurut Project Manager Desa Digital LAK Galuh Pakuan Kodar Udhoyono, pembangunan jaringan internet itu dipercepat untuk mengejar target pelaksanaan launching "Desa Digital" pada 7 Oktober 2019 mendatang oleh Bupati Subang, H. Ruhimat.
Sementara itu pembangunan jaringan internet untuk "Desa Digital", kata Kodar, di Desa Bantarsari, Cirangkong, Cikadu Kecamatan Cijambe, dan Desa Cupunagara Kecamatan Cisalak, yang diproyeksikan menjadi pilot project "Desa Digital", yang selanjutnya akan disebar ke 253 desa dan kelurahan se-Kabupaten Subang.
"Alhamdulillah pembangunan jaringan internet untuk 'Desa Digital" ini, sudah mencapai 90 persen, kita targetkan selesai seluruhnya dua hari sebelum pelaksanaan lounching nanti," ujar Kodar kepada wartawan di Subang, Sabtu (28/9/2019).
Kodar mengungkapkan, pembangunan jaringan internet di empat desa itu, yang sudah diselesaikan yakni pemasangan kabel fibre optic oleh PT. Icon Plus, begitupun dengan pemasangan antena dan radio yang dilakukan PT. Adyawinsa juga sudah selesai, tinggal pemasangan antena tower untuk pemancar sinyal internet tinggal menyisakan pekerjaan sekitar 10 persen lagi.
"Ya mudah-mudahan saja pembangunan antena tower di empat desa itu, bisa selesai secepatnya," tegasnya.
Jika semua pekerjaan pembangunan jaringan internet "Desa Digital" ini selesai lanjut Kodar, masyarakat di empat desa yang menjadi pilot projec "Desa Digital", akan lebih mudah menjangkau daerah terluar, sekaligus akan lebih cepat dikenal oleh dunia luar, sehingga dengan "Desa Digital" ini Galuh Pakuan sudah mampu mempersembahkan kemandirian dan kedaulatan masyarakat desa.
"Ini yang menjadi cita-cita Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi dengan "Desa Digital" ini, untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat desa, sehingga masyarakat desa bisa lebih mandiri, dan berdaulat," pungkas Kodar.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar