Cegah Perdagangan Orang Pemkab Subang Berikan ini

SUBANG - Salah satu dampak negatif dari globalisasi ialah masifnya tindak pidana perdagangan orang. "Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi komunikasi membuat modus (tindak pidana) perdagangan orang makin beragam," ujar Bupati Subang, H. Ruhimat dalam sambutan sekaligus membuka secara resmi Sosialisasi Pendidikan Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO), Bertempat di Aula SMK Bhakti Kencana, Selasa (24/09/2019).
Oleh karena itu upaya Sosialisasi Pendidikan PTPPO yang diadakan hari ini merupakan bukti komitmen Pemda Kabupaten Subang dalam mengantisipasi TPPO di Kabupaten Subang dengan melibatkan organisasi keagamaan dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Subang. "Saya berharap melalui sosialisasi ini pemahaman bagi tokoh masyarakat tentang pencegahan tindak pidana perdagangan dan eksploitasi seksual anak dapat lebih ditingkatkan lagi," imbuhnya.
Bupati Subang berpesan dan berharap kepada peserta pelatihan kiranya dapat mengikuti sosialisasi ini dengan serius dan bisa menyerapp ilmu yang disampaikan oleh pemateri. "Sehingga diperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang TPPO. Marilah kita senantiasa mengedepankan semangat dan prinsip kerja ikhlas, kerja keras, kerja tuntas dan kerja berkualitas untuk mewujudkan Subang Jawara (Jaya, Istimewa, Sejahtera)," katanya.
Laporan dari Ketua Penyelenggara Tim Ahli Yayasan Melati, Dra. Biarlina Giamirni, M.Sc.Psikolog menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini diharapkan para peserta sosialisasi dapat meningkatkan pengetahuan sikap dan keterampilan tentang pendidikan pencegahan tindak pidana perdagangan orang di wilayahnya masing-masing. Metode yang digunakan bervariasi mulai dari ceramah, tanya jawab dan diskusi kelompok. "Sasarannya adalah pemerintahan desa dan kelurahan, kepala RT/ RW, perwakilan tim penggerak PKK, organisasi yang relevan, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus organisasi sosial dan lembaga masyarakat lainnya dengan jumlah peserta kurang lebih 50," katanya.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar