BJ. Habibie Diusulkan jadi Nama Bandara, Ini Alasannya

NASIONAL - Petisi mengganti nama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, menjadi Bandara BJ Habibie muncul di situs change.orgPetisi yang dibuat Ihsan Joe itu ditujukan kepada Presiden Jokowi dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
"BJ Habibie adalah teknokrat di bidang kedirgantaraan kelas dunia. Diakui oleh semua kalangan tanpa kecuali. Dan beliau juga yang mendirikan Industri Pesawat Terbang (IPTN) yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Nama beliau sangat layak menjadi nama bandara di Jawa Barat, apalagi Bandara Kertajati kelas internasional," tulis Ihsan Joe dalam petisinya pada 12 September 2019.
Pantauan ReporterJabar.com, Senin (16/9) pukul 22.12 WIB, petisi itu sudah ditandatangani 693 orang.
Sebagaimana dikutip dari Kutipan.com Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku telah mendengar mengenai petisi tersebut. Dia menilai ide nama almarhum Presiden Ketiga RI BJ. Habibie untuk BIJB Kertajati adalah usulan yang baik. Dia mengaku akan menindaklanjuti usulan itu.
"Saya sudah dengar memang sejalan dengan apa yang saya pikirkan hanya butuh proses aja. Saya kira ide baik ini kita akan follow up, ya," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (16/9).
Dia menilai usulan itu perlu ditindaklanjuti karena Habibie memang memiliki kenangan yang manis di Jabar. Habibie pernah menimba ilmu hingga mendirikan industri pesawat terbang di Jabar.
"Dalam pandangan saya juga beliau bertemu cintanya di tanah Jabar. Sebelum ke Jerman, juga sekolahnya di Jabar, mendirikan PT DI, (dulu) IPTN juga di Jabar," ujar dia.
Apalagi, Ridwan Kamil mengatakan, selama ini BIJB dikenal dengan nama lokasi, yakni Kertajati. Oleh karena itu, ia mengaku akan menindaklanjuti usulan pergantian nama BIJB.
"Memang Kertajati masih nama tempat kan, ya, nanti kita bicarakan dengan DPRD untuk sebuah kesepahaman, tapi idenya diapresiasi dan akan kami tindak lanjuti," ungkap dia. (Ist)
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar