Akibat Dana Desa di Subang Diselewengkan, Negara Dirugikan Segini

SUBANG - Polres Subang Jawa Barat berhasil mengungkap Kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa di Kecamatan Compreng Kabupaten Subang. Dikatakan Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni dari kasus tersebut negara dirugikan lebih dari Rp183 juta. Kini Polres menahan Kepala Desa berinisial WM (55 tahun). Adapun modus yang dilakukan pelaku ialah dengan mencairkan dana desa tahun 2016 tahap 1 dengan 18 pembangunan dan Tahap 2 dengan 23 pembangunan. "Tetapi pelaksananya fiktif hanya melaporkan menggunakan nota-nota dan kwitansi dengan kegiatan yang ketika dicek di lapangan sama sekali tidak ada," ujar Kapolres, AKBP Muhammad Joni kepada Wartawan temasuk ReporterJabar.com, Senin (2/9/2019).
Selanjutnya kata Kapolres, Dana Desa yang dicairkan dengan total lebih dari 703 juta rupiah yang oleh pelaku digunakan untuk keperluan pribadi dan kepentingan politiknya. "Pengungkapan kasus ini hasil dari laporan-laporan masyarakat dan penyelidikan Polres," imbuhnya.
Selanjutnya Polres tengah melakukan percepatan untuk segera dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Subang.
Kepada pelaku disangkakan melanggar pasal 2 dan pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah nomor 20 tahun 2001 dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun.
Barang bukti yang diamankan Polres Subang berupa Permohonan Danan Desa tahun 2016 beserta laporan pertanggungjawaban tahun 2016, Nota dan Kwitansi asli  pembelanjaan material, RAPB Desa tahun 2016 beserat perubahan dan stempel palsu yang digunakan.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers