Soal TWA Tangkuban Parahu, Begini Kata Pemkab Subang


SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang Jawa Barat mendukung upaya pengelolaan objek Taman Wisata Alam (TWA) Gunung oleh pemerintah daerah. Dikatakan Wakil Bupati Subang, Agus Masykur pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang bisa ikut mengelola karena posisinya sebagian besar berada di Kabupaten Subang. "Karena itu 'kan dari sisi lokasi ada di Subang. Tepatnya tepatnya Desa Cicadas Kecamatan Sagalaherang (Kabupaten Subang)," ujarnya kepada ReporterJabar.com di Subang, Sabtu (10/8/2019).
Hal ini diungkapkan ketika ditanya mengenai adanya upaya masyarakat Jawa Barat yang mengharapkan pengelolaan Gunung Tangkuban Parahu oleh Bangsa Sunda.
Kata Agus pihaknya sangat mendukung upaya normatif yang dilakukan dengan mengajukan melalui langkah-langkah baik. Sebab Tangkuban Parahu itu adalah identitas Jawa Barat. Sebagai Tatar Pasundan dengan legendanya Sangkuriang berkaitan erat dengan Sejarah Tatar Pasundan. "Makanya pantas kalau (Pemerintah) Provinsi Jawa Barat yang mengelolanya. Kemudian kami harap dapat sharing profit (bagi hasil,red) bersama Pemerintah Daerah sekitar. Profit sharing itu akan menjadi tambahan pemasukan untuk pembangunan di daerah. Kalau pun bisa langsung oleh Kabupaten Subang alhamdulillah. Kalau pun tidak, (minimal) oleh Provinsi Jawa Barat. Tetapi yang pasti Tangkuban Parahu itu icon Provinsi Jawa Barat," ujarnya menegaskan.
Karena sambung dia sejak tahun 2009 pengelolaan TWA Gunung Tangkuban Parahu oleh PT. Graha Rani Putra Persada (GRPP) masuk dalam kategori Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). "Pemerintah Daerah Kabupaten Subang tidak mendapatkan (kontribusi) apa-apa (dari Tangkuban Parahu). Bahkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun (sama) tidak mendapatkan apa-apa," katanya. (Satriya)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers