Mengisi Kemerdekaan Membangun Literasi



SUBANG - Sejumlah mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam 18 komunitas literasi mengadakan kegiatan donasi literasi bagi pelajar yang kurang mampu. Dikatakan founder Komunitas Sahabat Buku (Sabook), Yulia Dwi Putri Kegiatan ini kata mengambil momen bulan Agustus 2019 yang bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan dan Hari Raya Qurban 1440 H. "Maka dari itu kami mengambil tema 'Agustus Berqurban'. Mungkin kita belum bisa berqurban dengan sapi atau kambing atau domba. Tetapi bisa berdonasi dengan membeli paket buku yang nanti akan disumbangklan ke pelajar yang kurang mampu," katanya menjelaskan kepada ReporterJabar.com, Jum'at (9/8/2019).
Adapun personil yang terlibat dalam  membangun literasi, sambung gadis yang biasa disapa Lia ini berasal dari berbagai perguruan tinggi yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Padjadjaran (Unpad) dan lainnya.
Kemudian kata dia‎ penyebaran buku dilakukan mulai sekarang dan dilanjutkan pada Bulan September mendatang sampai puncaknya pada Peringatan "Bulan Bahasa" di bulan Oktober bertepatan dengan Peringatan Sumpah Pemuda.
Mengenai target buku yang disebar ialah sebanyak 5000 pak yang berisikan 10 buku. "Kita sebarkan untuk pelajar kurang mampu menyasar daerah-daerah terpencil." tuturnya.
Pihaknya pun menggandeng donatur dari instansi dan siapa pun yang memiliki kepadulian pada upaya membangun literasi dikalangan masyarakat.
Paket buku yang disumbangkan adalah buku tulis yang dilampiri dengan bacaan sejarah Rasulullah SAW. Buku itu adalah bagian dari membangun literasi yang dilakukannya.‎ "Begini tampilan bukunya," katanya sambil memperlihatkan rupa buku yang dibagian lembar awal terdapat sejarah Rasulullah SAW dan Sahabatnya.
Kolaborasi 18 komunitas Literasi yang tergabung dalam Forum Studi Literasi Pemuda (Fostulat) melakukan sosialisasi di berbagai daerah. Termasuk diantaranya di daerah Subang di SMAN 1 Tanjungsiang dan di Bandung di SMAN 14. Upaya membangun budaya literasi dikalangan pelajar bahkan dibeberapa sekolah telah berhasil membuat Literasi sebagai ekstrakulernya, termasuk di SMAN 1 Tanjungsiang Subang dan SMAN 14 Bandung .
"Misalnya membiasakan sebulan menamatkan membaca satu buku lalu  dibuatkan resumenya‎," katanya. (Satriya/Ist)


Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers