Inilah Tantangan KPU Subang Pada Pemilu Mendatang

SUBANG - Masalah teknis sekaligus berkaitan dengan Sumber Daya Manusia atau SDM dalam kegiatan Pemilu 2019 yang lalu perlu dilakukan perbaikan. Dikatakan Ketua KPU Kabupaten Subang, Suryaman hal ini berkaitan dengan Pengaduan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang ‎ditolak oleh Mahkamah Konstitusi atau MK. "Kenapa hasil PHPU ditolak MK? Ini ternyata bukti-bukti yang diajukan ada model C1, Model DA1. Kalau disaksi misalkan dapat angka 3 tetapi kenapa di B dapat 4 tetapi di C dapat 5. Ini berkaitan dengan Sumber Daya Manusianya dari pelaksana di Panitia ad hoc. Termasuk juga beban kerja yang diluar kemampuan," ujarnya kepada Reporter Jabar di sela-sea Kegiatan Evaluasi Sengketa Pemilu 2019 di Kabupaten Subang, Sabtu (31/8/2019).

Kemudian kata Suryaman, untuk memperbaikinya pihak KPU dalam memasuki masa jeda akan melakukan pendidikan politik. "Supaya penyelenggara add hoc mendatang bisa lebih kredibel," imbuhnya.

Kemudian Suryaman menginformasikan bahwa hasil pemilu legislatif dari 50 anggota DPRD Kabupaten Subang yang terpilih terdiri dari 24 orang anggota dewan baru dan 26 orang incumbent. Sedangkan dari gender 9 orang diantaranya adalah perempuan.

Lalu Suryaman menyebutkan bahwa anggota Dewan terpilih yang sekarang 50% diantaranya adalah kaum milenial atau usia muda. Sehingga kata dia bisa diharapkan kerjanya bisa lebih cepat dengan jiwa idealisme yang masih tinggi.

Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar