Dinas Peternakan Subang Temukan 78 Hewan Qurban Tak Layak

SUBANG – Dalam pemeriksaan hewan qurban yang dijual, Dinas Peternakan Kabupaten Subang Jawa Barat menemukan 78 ekor hewan qurban yang tidak layak konsumsi atau sebesar 10% dari populasi hewan qurban yang dijual. Menurut Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner atau Kesmavet Dinas Peternakan Kabupaten Subang, drh. Wina Supriatin ketidaklayakan hewan qurban karena menderita sakit diantaranya scabies atau penyakit kulit, diare, pink eye (mata berwarna merah jambu). "Dan kondisi badan hewan qurban terlalu kurus," ujarnya kepada Reporter Jabar, Jum'at (9/8/2019).
Kemudian kata drh. Wina kepada penjual diminta supaya hewan qurban yang sakit dipisahkan dari yang lainnya. "Terutama yang sedang menderita sakit dikhawatirkan menular kepada hewan qurban yang sehat," terangnya.
Dalam pemeriksaan dilakukan penyuntikan vitamin kepada hewan-hewan qurban. Sedangkan bagi yang menderita sakit tetap dipisahkan dari yang lainnya. Sebab menurutnya yang sakit perlu penanganan pemberian anti-biotik. "Sedangkan untuk pemberian anti-biotik apabila bagi hewan yang akan disembelih itu tidak diperbolehkan," jelasnya.
Mengenai wilayah pemeriksaan pemeriksaan hewan qurban, kata drh. Wina meliputi 10 lokasi di 7 kecamatan, yaitu Kecamatan Subang, Kecamatan Tanjungsiang, Kecamatan Jalancagak, Kecamatan Pagaden, Kecamatan Cijambe, Kecamatan Ciasem dan Kecamatan Pagaden.
"Itu berdasarkan laporan terakhir per tanggal 7 Agustus, ya. Kita masih melakukan ke daerah lainnya," pungkasnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers