Ara Sirait Nyatakan Siap Dukung Aspirasi Bangsa Sunda


SUBANG - Anggota DPR, Maruarar Sirait atau Bang Ara meminta Gubernur Jawa Barat untuk membuat surat kepada Presiden supaya pengelolaan Tangkuban Parahu diserahkan kepada pemerintah daerah baik pemerintah provinsi maupun Pemerintah Kabupaten sekitar Tangkuban Perahu.
Hal tersebut disampaikannya saat reses di Subang, Senin (12/8/2019).
Kemudian dia menyatakan kesiapan memperjuangkan melalui parlemen untuk mengembalikan pengelolaan Tangkuban Parahu kepada kearifan lokal yaitu Bangsa Sunda.
Kesiapan Maruarar Sirait ini diapresiasi Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan. Disampaikan Raja LAK Galuh Pakuan, Rahiyang Mandalajati Evi Silviadi supaya Bang Ara menyampaikan  pesan Bangsa Sunda kepada Presiden Jokowi supaya pengelolaan Tangkuban Parahu dikembalikan sebagai ruang sosial Bangsa Sunda. "Ruang sosial sebagai identitas untuk mengekspresikan sebagai Bangsa Sunda. Tetapi sayang sampai hari ini kebebasan berekspresi ini "dicaplok" oleh Pemerintah Pusat dengan diberikannya pengelolaan yang tidak mencerminkan Bangsa Sunda.
Maka pada kesempatan itu Evi meminta supaya pengelolaan Gunung Tangkuban Parahu diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Supaya tercipta ruang sosial untuk Bangsa Sunda. "Biarkan kami memiliki jati diri dan biarkan kami memiliki identitas," tegasnya.
Lalu ditambahkan bahwa dirinya berkeyakinan bahwa Bang Ara selama 3 periode atau 15 tahun mengabdi di Daerah Pemilihan (Dapil) Subang, Sumedang dan Majalengka (SMS) telah mengakar di Bangsa Sunda.
"Oleh karena itu say yakin dengan kepindahan tugas Bang Ara dari (Dapil) SMS ke Pusat akan banyak yang kehilangan," katanya.
Pada kesempatan reses tersebut memberikan santunan kepada warga yang membutuhkan, menyerap aspirasi Bangsa Sunda dan menyampaikannya kepada DPR RI.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers