7 SMP Subang Diganjar Adiwiyata


SUBANG - Tujuh Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Subang mendapatkan Penghartagaan Bidang Lingkungan Penghargaan Raksa Prasada Adiwiyata dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2019. Penghargaan diterima di Gedung Sate Bandung, Kamis, (25/7/2019).

Sekolah yang mendapat Pernghargaan Adiwiyata ialah: SMP Muhammadiyah Subang, SMP Negeri 3 Subang, SMP Negeri 6 Subang, SMP Negeri 1 Cibogo, SMP Negeri 2 Dawuan, SMP Negeri 1 Cisalak dan SMP Negeri 1 Ciasem.
Penghargaan ini tentu untuk memotivasi sekolah dalam rangka berbenah di lingkungan sekolah, yang pada gilirannya diharapkan kondisi sekolah bisa nyaman, aman untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Dengan lingkungan sekolah yang kondusif diharapkan akan menjadi energi positif untuk warga sekolah.
Peran lingkungan yang kondusif tentu diharapkan berbanding lurus dengan kualitas sekolah tersebut.
Aspek yang menjadi elemen penilan sebuah sekolah menjadi sekolah berbudaya lingkungan Adiwiyata ialah sekolah yang penuh dengan tanaman penghijauan dilengkapi tanaman obat keluarga, hutan sekolah, biopori, hidroponik, green school, kantin sehat, mengurangi sampah plastik, pemilahan sampah organik dan anorganik, bank sampah serta toilet yang bersih sehat dan memadai.
Kemudian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) harus memuat tentang budaya lingkungan pada setiap pelajaran. tentunya kesadaran warga sekolah dari mulai kepala sekolah, guru, Tata Usaha (TU), siswa, satpam, penjaga sekolah para pedagang di kantin sekolah harus mempunyai kesadaran yang sama mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala Sekolah SMPN 3 Subang, Jaenal Abidin mengungkapkan sebagai salah satu sekolah yang menerima Penghargaan Adiwiyata berharap program ini akan menjadikan lingkungan sekolah lebih ramah, lebih nyaman lebih hijau, lebih sehat. "Sehingga proses belajar mengajar akan lebih berkualitas," ungkapnya.
Lebih dari itu, kata dia dengan penghargaan diharapkan bisa menjadi stimulus kepada sekolah lainnya untuk mengikutinya. "Ayo menyusul sekolah lainnya.!" Katanya. (Ist)
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar