Wujudkan Citarum Harum Gaya Mahasiswa Unsika

PURWAKARTA – Mahasiswa KKN Universitas Sigaperbangsa Karawang (Unsika) Desa Kadumekar dengan Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta mengadakan kegiatan diskusi Publik di Aula kantor Desa Kadumekar.
Kegiatan ini dilakukan guna mendukung program "Citarum Harum" yang telah di sosialisasikan oleh pemerintah pusat maupun daerah khususnya Kabupaten Purwakarta.
Menurut Koordinator Desa (Kordes) Kadumekar, Arey Kautsar P S acara tersebut dihadiri oleh narasumber di bidang lingkungan hidup, Lili Munandar Kepala Desa Kadumekar, H. Cucu SH, Sekcam Babakancikao, Arif, Kabid Kepemudaan Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Ryan dan Sekdis Lingkungan Hidup Purwakarta.
Acara tersebut dilaksanakan Kamis  (25/7/2019) dari pukul 10.00 WIB sampai selesai dengan melibatkan masyarakat setempat terutama para pemuda, mahasiswa dan aparatur Pemerintah lainya.
Menurut Arey kegiatan ini merupakan langkah konkret selain program lapangan. "Penyuluhan untuk menyadarkan penting nya pemuda menjaga lingkungan agar dapat di rasakan manfaat nya," ucap Arey.
Kemudian Kabid Kepemudaan, Arif  mengatakan mahasiswa harus berani aksi turun tangan yang nyata bersama masyarakat seperti yang dilakukan mahasiswa KKN Unsika di Desa  Kadumekar Kecamatan Babakancikao Purwakarta. "Besar harapan kami hal ini di terapkan di seluruh daerah Purwakarta demi terwujud Citarum Harum, Purwakarta Istimewa dan Jabar Juara," katanya.
Pada kesempatan itu dilaksanakan penyerahan simbolis sebagai tanda peresmian Kampung Bersih, Kebun Desa dan Tahu Dududu yang telah di buat mahasiswa KKN Unsika Desa Kadumekar kepada Kepala Desa Kadumekar Lili Munandar yang diharapkan menjadi ciri khas dari desa Kadumekar.
"Citarum harum bukan sekadar slogan. Namun citarum harum berawal dari tulisan, lalu lisan, menjadi tindakan, dan berbuah keberhasilan", ujar Andre Silaban dalam closing statementnya selaku moderator pada acara diskusi publik tersebut.

Disclaimer Wa Satria

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers