Ribuan Hektar Lahan Pertanian Subang Terancam Kekeringan


SUBANG – Sepanjang musim kemarau lahan seluas 926 hektar di Kabupaten Subang Jawa Barat mengalami kekeringan. Dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang yaitu Djadja Rohadamaja, 6.348 hektar lahan pertanian lainnya berstatus waspada terancam kekeringan. Menurutnya lahan yang waspada terancam kekeringan dikhawatirkan selama tiga sampai empat hari kemudian berkemungkinan mengalami kekeringan.
"Yang (berstatus) waspada (kekeringan) itu apabila tidak segera ditangani bisa saja tiga atau empat hari kedepan menjadi kering," ujarnya kepada ReporterJabar.com usai Rapat Koordinasi Mengatasi Kekeringan di Wilayah Kabupaten Subang, Rabu (3/7/2019).
Kemudian kata dia upaya penyelesaiannya akan dilakukan dengan pembuatan pompanisasi dan pembuatan embung untuk menampung air yang akan digunakan pengairan lahan pertanian. Untuk cara pompanisasi yang memungkinkan diantaranya di Kecamatan Cipunagara dan Kecamatan Pabuaran.
Kini pihaknya tengah menginventarisir lahan yang telah lama dipersiapkan untuk digunakan embung. "Sedangkan untuk pembuatannya merupakan kebijakan dari pemerintah pusat," katanya.
Disamping itu pihaknya berhadapan dengan tradisi masyarakat pertanian dalam menerapkan pola tanam. Oleh karena itu perlu ada koordinasi dengan kecamatan dan pemerintah desa. "Kita juga berhadapan dengan kebiasaan masyarakat dalam penerapan pola tanam. Misalnya ada di daerah tertentu yang tidak mau menanam pada bulan Mei dengan alasan khawatir terkena hama," jelasnya.
Pada rapat tersebut turut dihadiri dari pihak Kodim 0605 Subang dan Perum Jasa Tirta (PJT) II Subang serta dari perwakilan kecamatan seluruh Subang. (Satriya)
Share on Google Plus