Pendidikan Bisa Gratis, Jika...

SUBANG – Terkait beratnya persoalan pendidikan di Kabupaten Subang, pemerhati kebijakan daerah, Budi Setiadi menyoroti persoalan pendidikan yang sangat dirasa membebani orang tua siswa.
Dia menyatakan seharusnya pimpinan Pemerintahan Daerah memberi penjelasan kepada masyarakat. "Hal ini mengingat urusan pendidikan dasar dan menengah jadi wewenang Pemda Subang. Sehingga sudah seharusnya kepala daerah menjelaskan kepada masyarakat tentang kebijakan bidang pendidikan. Termasuk kebijakan alokasi dana 20% APBD untuk pendidikan," ujar Budi dalam keterangan pers yang diterima pada Kamis (18/07/2019).
Budi menjelaskan, sekurang kurangnya ada dua masalah mendasar dalam penyelenggaraan pendidikan saat ini, yaitu pertama adalah standarisasi pelayanan pendidikan pada setiap satuan pendidikan yang membuat pelayanan pendidikan menjadi diskriminatif yang terlihat dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). "(Sedangkan) hingga saat ini tidak ada tanggapan sama sekali dari pemda Subang," tandasnya.
Lalu yang kedua, kata Budi, adalah pengalokasian anggaran pendidikan yang tidak mengedepankan azas prioritas. "Kalau saja Pemda fokus untuk menyelesaikan masalah mendasar dalam pendidikan, nampaknya masyarakat sangat mungkin menikmati pendidikan gratis sebagaimana yang dijanjikan pada saat kampanye," bebernya.
Untuk itu kata dia guna penyelesaiannya untuk duduk bersama mengurai permasalahan pendidikan di Kabupaten Subang. "Untuk kepentingan pendidikan kedepan marilah kita duduk bersama mengurai benang kusut dalam penyelenggaraan pendidikan di Subang," pungkasnya.
Share on Google Plus