Pastikan Ada Pajak Daerahnya


SUBANG - Salah satu potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Subang adalah Pajak Daerah sebesar 10% dalam setiap transaksi di hotel dan restoran. Dikatakan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang, Dadang Kurnianudin sebagimana dikatakan Kepala Sub Bidang (Kasubid) Penagihan Pajak Lainnya, Deden Sujatnika bahwa pemberdayaan potensi ini terus dilakukan dengan memberikan penyadaran kepada objek pajak yaitu pengusaha hotel dan restoran supaya memberlakukan setiap transaksinya dengan menambahkan Pajak Daerah sebesar 10% kepada konsumen. "Kami berharap ini bisa dilaksanakan sehingga pendapatan asli daerah Subang bisa meningkat," ujarnya.

Sebaliknya kepada konsumen pun kata dia diingatkan supaya memastikan bahwa dalam transaksinya sudah ada Pajak Daerahnya. "Misalnya konsumen apabila tidak menemukan adanya pajak daerah dalam nota pembayaran, bisa menanyakan kepada kasirnya. Jadi antara konsumen dan pengelola (hotel/restoran) ada saling mengingatkan," jelasnya.
Karena kata dia sudah diatur dalam Perda Nomor 10 tahun 2010 tentang Pajak Daerah yang menetapkan dalam setiap transaksi hotel dan restoran dikenakan pajak sebesar 10%. Ketentuan itu harus dilaksanakan. "Maka dengan adanya bukti itu bisa menjadi kebanggaan pelanggan yang bertransaksi bahwa dengan kegiatan rekreasi pun bisa memberikan manfaat kepada daerah. Hasilnya pun akan dikembalikan untuk kepentingan pembangunan di daerah, 'kan," tuturnya.
Untuk memastikan realisasi di lapangan kata Deden pihaknya juga melakukan inspeksi mendadak kepada hotel atau restoran ‎dengan pola uji petik pada waktu memeriksa pembukuan keuangannya. "Kami lakukan supaya potensi geliat ekonomi bisa memberikan dampak yang signifikan juga pada PAD.
Kemudian ditambahkan bahwa untu target Pajak Daerah dari hotel ialah sebesar 7,5 milyar rupiah sedangkan dari restoran sebesar 16 milyar rupiah. (Ist/Adv)
Share on Google Plus