Pajak Reklame Optimis Raih Target, Ini Resepnya

SUBANG – Untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak reklame, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang akan berupaya melakukan pendataan pada reklame-reklame yang terpasang. Dikatakan Kepala Bapenda, Dadang Kurnianudin sebagaimana dikatakan Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pelayanan dan Penetapan Pajak Daerah Lainnya, Avief Salam pihaknya optimis target tahun 2019 sebesar 5 milyar rupiah bisa tercapai. "Kita optimis (target) tercapai. Karena tahun lalu (tahun 2018) bisa melampaui dari yang ditargetkan sebesar 3 milyar (rupiah) dengan perolehan 3,5 milyar (rupiah)," terangnya kepada ReporterJabar.com saat ditemui di kantornya, Selasa (16/7/2019).

Rasa optimis ini kata Avief dikarenakan sampai dengan sekarang sudah tercapai sebesar 45% target triwulan. Maka dari itu bercermin pada keberhasilan tahun sebelumnya, kata Avief pihaknya ingin membangun kesadaran masyarakat dalam membayar pajak reklame dengan melakukan pendataan. "Selama triwulan sekarang sudah terpenuhi sebesar 45% maka dari itu kami ingin kesadaran masyarakat ini dijaga. Kita optimis dengan cara ini target perolehan pajak bisa tercapai," bebernya.

Nanti lanjut Avief dalam pendataan reklame akan dilakukan pengawasan dan penertiban bagi reklame yang belum terdaftar. "Nanti akan dilihat mana saja reklame yang sudah terdaftar mana yang belum terdaftar atau yang sudah habis masa pajaknya. Nanti bagi yang tidak terdaftar akan kami tertibkan termasuk yang sudah habis masa pajaknya," imbuhnya.

Kata dia pihaknya akan buat surat himbauan kepada wajib pajak supaya reklame yang akan dipasang harus didaftarkan terlebih dahulu. "Supaya lebih jelasnya bisa datang ke kantor Bapenda ‎untuk mengetahui besaran pajak reklame yang harus dibayarkan," katanya.

Nanti dalam naskah reklame akan dipasang barcode, stiker atau stempel sebagai bukti telah terdaftar dan membayar pajak.‎ Dalam barcode tersebut memuat nama WP dan masa pemasangan reklame. (Satriya/Adv)
Share on Google Plus