Pagi ini 3 Orang JCH asal Subang Gagal Berangkat


SUBANG – Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Subang yang tergabung dalam Kloter 18 JKS pagi ini diberangkatkan dari Asrama Haji di Islamic Centre. Dikatakan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang, Abdurrahim menyebutkan di kloter 18 JKS ada 3 orang gagal berangkat, 1 orang diantaranya meninggal dunia dan  2 orang lainnya menunda sementara. "Namun untuk yang 2 orang lainnya berkemungkinan akan diberangkatkan dengan bergabung pada 2 kloter berikutnya," ujarnya saat memberikan laporan pada Acara Pelepasan Jamaah Calon Haji Subang, Kamis dini hari (11/7/2019).
Jadi yang diberangkatkan pada pagi dini hari ini ialah sebanyak 407 orang yang terdiri dari 401 jamaah dan 6 orang petugas. Jamaah calon haji yang berangkat sekarang kata dia adalah yang telah mendaftarkan diri sejak tahun 2012 lalu. "Jadi mereka (telah) menunggu selama 7 tahun supaya bisa diberangkatkan," imbuhnya.
Adapun kuota untuk Kabupaten Subang ialah sebanyak 1.200 orang. "Kami akan berupaya untuk menambah jumlah kuota hingga 1.500 orang untuk tahun depan," tuturnya.
Mengenai keberangkatan Kloter 18 JKS dijadwalkan berangkat pukul 01.00 WIB dan akan tiba di Bekasi pada pukul 06.00 WIB. Selanjutnya akan diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta.
Dalam laporannya Abdurrahim menyampaikan bahwa ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Subang diantaranya berupa makan malam yang disediakan. "Ini perlu kami sampaikan bahwa jamaah haji tidak dipungut biaya lagi karena sudah ditanggung oleh Pemda Subang," jelasnya.
Oleh karena itu kepada jamaah apabila sampai di sana supaya mendoakan warga Kabupaten Subang berserta pemerintahnya lebih baik. "Cita-cita 'Jawara'-nya terwujud," katanya.
Hal senada disampaikan Bupati Subang, H. Ruhimat dalam sambutannya meminta kepada jamaah untuk mendoakan Pemerintah Kabupaten Subang bisa mewujudkan Subang yang baldatun thoyibatun wa robbun ghofur. "Sebaliknya kami (Pemkab Subang) mendo'akan para jamaah menjadi haji yang mabrur sepanjang hayat," ujar Bupati H. Ruhimat. Khususnya kepada petugas dia meminta supaya melayani jamaah dengan baik.
Pada kesempatan itu Bupati berbagi pengalaman ibadah haji di Tanah Suci yang dialaminya tahun 2006. Kata dia jamaah ketika di sana supaya percaya diri. "Ketika di sana saya mengingatkan supaya jangan merasa takut. Tetapi juga jangan merasa sombong. Apabila mengalami kebingungan jangan ragu meminta tolong kepada petugas haji," tuturnya.
Pelepasan Kloter 18 JKS secara simbolis ditandai dengan penyerahan Bendera Merah-Putih kepada Ketua Kloter, Oom Sobarudin. Kemudian Jamaah Calon Haji memasuki bis yang akan membawa ke embarkasi haji di Bekasi. (Satriya/HMS)
Share on Google Plus