Jimat - Akur Harus Berani Bebas Tekanan

SUBANG – Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Subang, H. Ruhimat dan Agus M Maskur Rosyadi atau JImat - Akur harus mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran agar sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan demi kesejahteraan masyarakat.
Dikatakan Sekretaris Subang Integritas Forum (SIF), Andi Lukman Hakim untuk meraih kearah itu harus berani  melakukan Reformasi Birokrasi  secepatnya dengan merotasi, Promosi dan melakukan Demosi para pejabat di setiap SKPD. "Jangan sampai mau dijadikan boneka oleh  koalisi partai politik yang mendukungnya, Karena selama ini terdengar Bupati di Pusingkan dengan adanya tekanan," tutur Andi kepada awak media, Jum'at (5/7/2019).
Andi meminta dalam melakukan Reformasi Birokrasi harus mengedepankan orangnya yang akan dipercaya dan mampu menjalankan Visi dan Misi Subang Jawara (Jaya, Istimewa dan Sejahtra).
"Pejabat yang dipercaya Bupati nantinya harus mampuh menunjukkan bagaimana kemampuan memimpin instansi pemerintah dalam melakukan pengelolaan penggunaan anggaran dan dapat dipertanggungjawabkan demi memberikan pelayanan dan kemanfaatan bagi masyarakat," ungkapnya.
Penuturan Andi ini berkaitan dengan keberhasilan Kabupaten Subang yang mendapatkan nilai B (baik) dalam evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) beberapa waktu lalu di Bandung.
Kata Andi keberhasilan ini perlu disyukuri dengan kerja keras. Diantaranya berupaya menempatkan jajaran birokrasi yang tepat supaya bisa meraih Nilai Lebih Baik yaitu nilai A (Sangat Baik). "Bahkan (kita berharap bisa) meraih (nilai) A+ atau Istimewa," pungkasnya. (HAR/Ist/Redaksi)
Share on Google Plus