Inilah Amanat Wabup Subang Kepada Kloter Terakhir JCH Asal Subang,

SUBANG – Wakil Bupati Subang, Agus Masykur berpesan kepada Jamaah Calon Haji (JCH) asal Subang supaya memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan berada di Tanah Suci. Mengisi dengan kegiatan beribadah. Kemudian kepada jamaah untuk menjaga kesehatan dengan sebaik-baiknya karena kondisi cuaca di Tanah Suci berbeda dengan tanah air. "Usahakan menjaga kesehatan diantaranya banyak meminum air zam-zam karena menurut pemantauan saat ini cuaca cukup panas," ujarnya saat memeberikan sambutan pada pelepasan JCH Subang yangn tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 81/JKS di Islamic Centre, Selasa (30/7/2019).
Kemudian Wakil Bupati selaku Kepala Daerah menyampaikan harapannya semua jamaah haji dapat meraih "Haji Mabrur/Mabrurah". "Dan kembali ke tanah suci dalam keadaan selamat," katanya.
Lalu Wakil Bupati menitip pesan kepada para jamaah untuk turut mendo'akan pemerintahan yang dipimpin oleh pasangan H. Ruhimat – Agus Masykur senantiasa amanah dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Subang.
Menurut informasi dari Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang, Rojak menyebutkan bahwa JCH Kloter 81 berjumlah 410 orang yang terdiri dari 399 JCH asal Subang ditambah 5 orang petugas haji dan 6 orang JCH asal Bekasi yang ikut bergabung dalam Kloter 81.
Pelepasan Kloter 81 dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Subang dengan ditandai menyerahkan Bendera Merah Puti kepada Ketua Rombongan. Kloter 81 merupakan kloter terakhir JCH asal Subang dari 3 kloter yang telah berangkat terlebih dahulu yaitu kloter 18 JKS dan Kloter 55 JKS yang kini mereka telah berada di Kota Mekah.
Kemudian Rojak melaporkan bahwa 1 satu orang jamaah haji asal Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang meninggal dunia karena sakit dan satu orang jamaah calon haji atas nama Siti Aminah menunda keberangkatannya dikarenakan faktor kesehatan. "Beliau (Siti Aminah) sudah menandatangani pernyataan penundaan, dan pihak Kemenag sudah memastikan bahwa Ibu Siti Aminah akan berangkat pada tahun berikutnya tahun 2020," jelasnya.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar