Berdayakan Ekonomi Masyarakat KKN UPI Bandung Kenalkan Digital Marketing


SUBANG – Keterbatasan wawasan tentang marketing, belum memiliki fasilitas dan kemampuan yang menunjang digital marketing, menjadi salah satu tantangan dalam memberdayakan ekonomi masyarakat diera digital. Hal ini terungkap dalam kegiatan Seminar dan Workshop Peran Digital Marketing sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing ‎Usaha di Era Global di Aula Kecamatan Pagaden, Rabu (24/7/2019).
Untuk menjawab tantangan keterbatasan tersebut kata narasumber, Maisha Yusmi Afina bisa diatasi dengan pendampingan oleh para mahasiswa yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) diharapkan dapat membimbing dan membina para wirausahawan tersebut  agar dapat mengenal dunia bisnis online dan menerapkannya dalam usaha mereka. "Sehingga bisa lebih mengefektifkan pemasaran. Supaya pemasaran barang yang dijual menjadi lebih efektif," tuturnya mahasiswi sekaligus pengusaha on-line ini.
Kemudian Maisha menyampaikan wawasan dan pengalamannya dalam dunia bisnis digital serta memberikan banyak tips seputar digital marketing
Acara tersebut mengundang para wirausahawan dari beberapa desa di Kecamatan Pagaden. Materi yang disampaikan tentang menghadapi persaingan global dengan Digital Marketing.
Kegiatan ini merupakan bagian dari KKN Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dengan mengusung tema: "Ayo Berkarya, Sukses Bersama Wirausaha Kita".
Dosen Pembimbing Lapangan, Neneng Sujiati, M.Hum dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan seminar ini diharapkan dapat membantu dalam mengembangkan para wirausahawan di Pagaden dalam meningkatkan penjualan melalui metode digital marketing.
Selaku pemerintah di Kecamatan Pagaden, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kesos), Prakas Pambudi yang hadir mewakili Camat Pagaden menyatakan sangat mengapresiasi yang dilakukan Mahasiswa UPI Bandung dalam memberdayakan potensi masyarakat dari aspek Marketing Digital atau pemasaran berbasis digital.
"Pagaden sebagai salah satu bagian Kabupaten Subang tentu memiliki potensi yang cukup besar. Itu bisa disinergikan dengan pemasaran berbasis digital," katanya.
Paningkatan kemampuan ini sejalan dengan Pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Subang melalui Program Jawara (Jaya Istimewa Sejahtera). Oleh karena itu keberadaan kegiatan ini supaya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh peserta dalam alih pengetahuan. "Terlebih persaingan dalam pemasaran memerlukan kreatifitas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Share on Google Plus

0 Comments:

Posting Komentar