KSP Pastikan Kesiapan BIJB Kertajadi jadi Embarkasi Haji

MAJALENGKA – Selama 3 tahun terakhir berbagai persiapan untuk  mengoptimalkan keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka dengan menjalin kerja lintas Kementerian, Pemerintah Daerah dan  BIJB selaku badan usaha milik Provinsi Jawa Barat.
"Kantor staf presiden sebagai lembaga yang bertugas sebagai de-bottle necking akan melakukan beberapa terobosan untuk optimalisasi bandara terkait hubungan bilateral antar negara dan juga Memorandum of Understanding (MoU) bisnis to bisnis," ujar Staf Kepresidenan Bidan Komunikasi dan Politik, Ariani Jalal usai memimpin Rapat di BIJB Kertajati Majalengka Jawa Barat, Senin (17/6/2019).
Selanjutnya kata dia dalam rapat lintas pemerintahan pusat dan daerah tersebut menyepakati bahwa BIJB Kertajati layak sebagai Bandara Haji untuk tahun 2019.
Dalam rapat itu kata Ariani telah disepakati dan mengambil kesimpulan sementara yaitu: Pertama, segera melakukan pemenuhan hal-hal teknis adminstrasi terkait pemenuhan standar internasional diantaranya melakukan Hazard Identification Risk Assesment (HIRA). "Dengan mendesak agar segera maskapai swasta dan luar negri segera HIRA ke bandara Kertajati," ujarnya.
Kedua, rancangan optimalisasi BIJB Kertajati untuk sementara bisa menjadi  bandara embarkasi antara dan menjadikan bandara kepulangan haji 2019 (jika penerbangan langsung atau direct flight tidak dapat dilakukan).
Pada kesempatan rapat itu hadir dari Pengelola Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Jawa Barat, Kementerian Agama, Kantor Wilayah (Kanwil) Daerah Majalengka, Kuningan, Cirebon dan Indramayu.
Share on Google Plus