Hadapi People Power Sejumlah Obvit Subang Dijaga

SUBANG – Sekitar 850 personil pasukan gabungan TNI/Polri dan instansi terkait yang terdiri dari Sat Pol PP, Dinas Perhubungan dan Pemadam kebakaran menjaga sejumlah objek vital di wilayah Subang Jawa Barat. Hal ini sehubungan dengan adanya Aksi People Power terkait  pengumuman hasil Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. "Itu pasukan gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Sat Pol PP, Dishub dan Damkar," ujar Kabag Ops Polres Subang, AKP Doni Eko Wicaksono kepada Reporter Jabar saat ditemui di Mapolres Subang, Selasa (21/5/2019)
Dikatakan Doni objek vital yang dijaga ialah kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang, gudang logistik (KPU), Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Subang, kantor pemerintahan dan pusat perekonomian. "Kita lakukan penebalan (memperbanyak pasukan) di lokasi-lokasi Kantor KPU, gudang logistik, Bawaslu itu yang prioritas utama. Selainitu juga kita menjaga Kantor Bupati dan pusat niaga dan bank-bank di dan PT Dahana yang ada di Cibogo," bebernya.
Selanjutnya kata Doni upaya pengamanan juga dilakukan di jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali). "Yang mana diantara lintasannya berada di wilayah hukum Polres Subang terutama exit tol di Cilameri dan Kalijati," katanya.
Termasuk diantaranya menjaga di rest-rest area supaya ketika warga beristirahat bisa memberikan rasa aman dengan kehadiran petugas Kepolisian.
Pengamanan juga kata Doni dilakukan dengan cara razia dengan upaya cipta kondisi (cipkon) dan patroli skala besar dengan target pengamana target-target objek vital. "Tadi malam melakukan cipkon di pintu masuk di Cilameri baik yang menuju ke Jakarta atau masuk ke Subang kita lakukan Operasi Rutin Yang Ditingkatkan," paparnya.
Mengenai pergerakan warga Subang, kata Doni hingga kini menurut laporan intelijen tidak ada warga Subang yang bergerak ke Jakarta dalam rangka mengikuti aksi people power. "Menurut informasi dari teman-teman di lapangan hingga kini tidak ada warga Subang yang berangkat ke Jakarta (Ikut aksi)," katanya.
Mengoptimalkan pengamanan ini kata Doni akan sesuai dengan perkembangan. "Ini akan dilakukan hingga tanggal 25 atau 26 Mei mendatang," katanya lagi.
Share on Google Plus