Cara Nyaman Menikmati Liburan Idul Fitri

Demi kenyamanan selama Liburan Idul Fitri ada baiknya mengikuti Beberapa Tips Penting yang perlu diperhatikan selama dalam perjalanan maupun ketika berada di lokasi Objek Wisata.
SUBANG – Supaya liburan selama Idul Fitri mendatang nyaman ada beberapa tips penting yang bisa dilakukan. Diantaranya seperti disampaikan Humas Sari Ater Subang Jawa Barat, Yuki Azuania menyarankan supaya mempersiapkan kelaikan kendaraan yang dipergunakan dan kesehatan fisik yang prima. "Dengan cara makan terlebih dahulu atau membawa bekal makanan yang cukup dalam kendaraan untuk menghindari 'perut kosong' saat menghadapi kemungkinan situasi macet yang menyulitkan untuk berhenti (untuk makan) dan mencari tempat makan," tutur Yuki kepada Reporter Jabar.
Hal yang sama juga ketika di dalam objek wisata sangat disarankan makan terlebih dahulu. "Perut jangan sampai kosong," katanya. Terutama ketika berendam di air panas. Ketika di dalam lokasi juga perlu memperhatikan arahan atau anjuran. "Seperti menghindari bagi yang memiliki penyakit tertentu yang dilarang seperti dalam papan di sana," ujarnya seraya menunjuk papan arahan di lokasi rendam air panas.
Kemudian ketika melakukan pembayaran tiket masuk disarankan supaya menyiapkan uang pas untuk menghindari antrian panjang. "Nanti kita juga bantu dengan petugas supaya menghindari antrian panjang. Himbauan (kepada wisatawan) supaya menyiapkan uang pas. Sehingga antrian tidak sampai ke jalan," imbuhnya.
Mengenai lahan parkir, kata Yuki ketika terjadi lonjakan pengunjung untuk lahan parkir pihaknya telah menyiapkan di areal lainnya dengan daya tampung ratusan kendaraan kecil dan bis.
Mengenai Objek Wisata yang ada di Subang kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga atau Parpora Kabupaten Subang, Ugit Sugiana yang sering menjadi target wisatawan ialah Sari Ater dan Tangkuban Parahu serta kolam renang yang berada di Pusat Kota Subang.
Untuk pengamanan mudik dan liburan panjang lebaran, kata Ugit telah ada Prosedur Tetap (Protap)-nya yang tiap tahun dilaksanakan.
"Ini 'kan sudah biasa setiap tahun dilakukan. Sudah ada protapnya seperti menyediakan pelayanan kesehatan. Kita tinggal melakukan koordinasi dengan puskesmas-puskesmas di sekitarnya," jelasnya.
Untuk jalur lalu-lintas wisatawan yang akan menuju objek-objek wisata telah diarahkan pada jalur khusus. Sedangkan untuk menghindari kemacetan pada puncaknya nanti telah disiapkan jalur untuk memecah arus yaitu di daerah Jalancagak.
Share on Google Plus