Wakil Bupati Subang Doakan Korban Banjir

SUBANG - Wakil Bupati Subang Agus Masykur mengajak untuk mendo'akan dan membantu para korban banjir di Desa Dukuh Kecamatan Ciasem. "Kita do'akan saudara-saudara kita di (Desa Dukuh) Ciasem yang sedang mendapatkan musibah banjri semoga segera banjir yang melanda surut kembali," ujarnya saat memberikan sambutan Tabligh Akbar dalam Rangka Milangkala Ke-71 Kabupaten Subang. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Kantor Setda, Selasa (9/4/2019).
Wakil Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah atas ketidakhadiran Bupati Subang dalam pengajian karena harus bertemu dengan Menteri Koordinator Kemaritiman di Jakarta untuk membicarakan berkaitan dengan Pembangunan Pelabihan Internasional Patimban. "Pertemuan ini adalah jawaban dari rencana yang dilaksanakan 2 bulan lalu. Baru dijawab sekarang. Jadi kami memohon maaf atas ketihadiran Bapak Bupati," jelasnya.
Pada kesemptana itu Wakil Bupati menyampaikan tentang hasil 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Subang. "Kami telah berhasil melaksanakan 15 program dan 56 kegiatan selama 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Subang," ujarnya.
Kemudian Wakil Bupati menyebutkan bahwa usaha melaksanakan Program Jawara (Jaya, Istimewa dan Sejahtera) Kabupaten Subang tidak lepas dari "campur tangan Allah". "Oleh karena kami meminta kepada Ustadz Haikal tolong nasehati kami. Beri kami tausiyah dalam melaksanakan program (pembangunan) supaya lebih dekat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala," katanya.
Lalu memohon kepada jamaah untuk mendoakan para pemimpin Subang supaya lebih berhasil lebih maju dalam membangun Subang.
Orang kepada kita untuk mengingat kebaikan orang dan melupakan kesalahan orang lain untuk melupakan kebaikan kita kepada orang lain dan ingat kebaikan orang lain kepada kita.
Kegiatan ini dihadiri ratusan jamaah yang terdiri Aparatur Sipil Negara (ASN), jajaran Forkopimda Kabupaten Subang bersama jamaah pengajian dan Warga Subang.
Dalam Tausiyahnya Ustadz Haikal Fikri menyampaikan tentang peristiwa besar dalam sejarah Nabi Muhammad SAW, yaitu Isra Mi'raj dalam menerima perintah shalat, kemudian peristiwa hijrah dan Haji Wada.
Dalam hidup kata dia manusia harus terus merasakan kehadiran Allah SWT dalam setiap waktu. Untuk melahirkan sikap jujur karena merasa diawasi Allah "Jangan hanya ketika ibadah Allah hadir tetapi ketika bekerja kehadiran-Nya tidak ada. Lalu berlaku curang," ujarnya.
Lalu kata dia hal penting lainnya ialah membina keharmonisan keluarga yang akan menentukan generasi bangsa . Hubungan yang baik antara suami-istri. "Ketaatan istri kepada suami. Karena dalam ajaran Islam Ridho suami merupakan keutamaan bagi seorang istri," ujarnya
Berkaitan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 April mendatang, Ustadz Haikal berpesan supaya warga Subang menunaikan hak pilihnya. "Karena dengan menentukan pilihan adalah ikhtiar maksimal dalam memilih pemimpin. Maka dari itu jangan golput," ujarnya.
Kalau pun ada perbedaan pilihan harus disikapi dengan dewasa. "Dengan saling menghormati dan saling menghargai dengan tetap saling mencintai, menjaga kerukunan sesuai dengan semangat gotong royong. Jangan mau diadu-domba dan dipecah belah untuk. Harus pandai menyeleksi informasi dan mencegah HOAX. Karena perbedaan adalah sunnatullah dan yang tidak boleh ialah perbedaan menjadi masalah,"pungkasnya.
Usai Acara Wakil BUpati Subang segera berangkat menuju lokasi banjir di Desa Dukuh Kecamatan Ciasem untuk memantau situasi bencana.
Share on Google Plus