Tanam Perdana untuk Desa Kawasan Rempah

SUBANG - Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan mulai melakukan penanaman perdana bibit lada di atas lahan seluas 10 hektare, yang terletak di Desa Cikadu Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang, Sabtu (20/4/2019), yang menjadi Kawasan Desa Berbasis Rempah, yang sekaligus nantinya menjadikan Subang sebagai pusat benih rempah nasional.

Nampak Ratu LAK Galuh Pakuan Indung Budak Noviyanti Maulani, didampingi Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi dan Karamaan LAK Galuh Pakuan Ahmad Saepudin, bersama ratusan petani dari 4 desa kawasan berbasis rempah, sedang melakukan penanaman perdana bibit lasa tersebut.

Noviyanti mengungkapkan, penanaman perdana bibit lada tersebut, di atas lahan seluas 10 hektare itu, terdiri dari 2 jenis varietas lada yakni, varietas lada perdu dan panjat.

"Kami bersama dengan ratusan petani, mulai melakukan penanaman perdana bibit lada dengam 2 jenis varietas, sebagai awal, untuk mewujudkan Subang sebagai pusat benih rempah nasional," ujar Noviyanti kepada Wartawan di Subang, Sabtu (20/4/2019).

LAK Galuh Pakuan kata Noviyanti, sebagai motor penggerak dalam penanaman bibit lada, dan masyarakat petani dari 4 kawasan desa berbasis rempah, yang tergabung dalam Rukun Tani Galuh, sebagai mengelola, yang harus mampu mewujudkan Subang sebagai pusat benih rempah nasional, dalam menuju Subang sebagai poros maritim berbasis rempah.

"Kami hanya sebagai penggerak, nanti masyarakat petani lah, yang mengelola budidaya lada ini, untuk diproduksi menjadi bibit, dalam memenuhi kebutuhan akan bibit lada nasional," terangnya.

Sementara itu Karamaan LAK Galuh Pakuan Ahmad Saepudin menyatakan, dirinya senang melihat kekompakan para petani dari 4 kawasan desa berbasis rempah ini, sehingga nantinya bisa mempercepat  perwujudan Subang sebagai pusat benih rempah nasional, dengan target 500 juta benih lada, untuk memenuhi kebutuhan nasional.

"Saya senang melihat antusiasme masyarakat,  dalam penanaman perdana bibit lada ini, ya mudah-mudahan saja ini menjadi spirit bagi para petani, dalam mewujudkan target Subang sebagai pusat bibit rempah nasional," kata Ahmad.

Lebih lanjut Ahmad menyebutkan, akhir pekan ini LAK Galuh Pakuan bersama dengan masyarakat petani dari Rukun Tani Galuh, melakukan penanaman di atas lahan seluas 10 hektare, dan pada akhir pekan depan dijadualkan kembali melakukan penanaman bibit lada sebanyak 20 ribu bibit.

"Jadi nanti akhir pekan depan, kami juga akan menanam bibit lada sebanyak 20 ribu bibit lagi," pungkas Ahmad. (Ist)
Share on Google Plus