Setelah Koma 4 hari, Petugas KPPS Itu Akhirnya Meninggal

SUBANG – Innalillahi wa innailaihi roji'uun.. Salah seorang petugas Kelompok Panitia Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 6 Desa Binong Kecamatan Binong Kab Subang, Raskim akhirnya mengembuskan nafas terakhir setelah berjuang selama 4 hari dalam keadaan koma sekira pukul 19.30 WIB. "Mang Akim (Raskim) sudah tidak kuat, Kang. Meninggal tadi Ba'da Isya," bunyi pesan singkat Kanit Sabhara Polsek Binong, ‎Ipda Gani Raga kepada Reporter Jabar, Senin malam (29/4/2019).
Jenazah almarhum tiba di rumah duka sekira pukul 22.15 WIB malam ini di Desa Binong RT 7 RW 22 Kecamatan Binong Subang.
Sebelumnya almarhum mengalami pingsan pada Jum'at malam (‎26/4/2019) yang lalu diduga akibat kelelahan setelah menjadi petugas KPPS TPS 6 Desa Binong. Kata Gani setelah pingsan kemudian sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit PMC llau dirujuk ke Rumah Sakit Siloam dan pada Minggu malam dikembalikan ke RSUD Ciereng. Akhirnya pada Senin malam selepas Isya menghembuskan nafas terakhir.
Almarhum meninggalkan 3 orang anak 2 putra 1 putri. Sehari-hari bekerja sebagai salah satu honorer atau Tenaga Harian Lepas (THL) Polsek Binong yang ikut menjadi Petugas KPPS di TPS 6 Desa Binong pada saat pemungutan suara Pemilu 2019. "Tugas dia mencatat pemilih yang datang (ke TPS)," terang Gani.
Ditambahkan Gani, almarhum dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas baik sebagai THL Polsek maupun sebagai petugas KPPS.
Mendapat kabar duka ini, Komisioner KPU Kabupaten Subang, Abdul Muhyi menyampaikan bela sungkawanya. Dia menyampaikan terima kasih atas dedikasinya dalam pelaksanaan pemilu 2019 sehingga berjalan lancar. "Ini atas kerja keras dari Bapak Raskim juga. Kita berharap pengorbanan para petugas pemilu termasuk Pak Raskim menjadi spirit pada kami semua untuk melaksanakan Pemilu 2019 dengan baik," tuturnya.
Meninggalnya Raskim menambah daftar petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal dunia. Sebelumnya KPU Subang mencatat 8 orang meninggal dunia, bertambah menjadi 9 orang setelah meninggalnya Raskim.
Sementara itu pihak Bawaslu Kabupaten Subang mencatat 2 orang petugasnya meninggal dunia diduga akibat kelelahan dan mengalami kecelakaan saat bertugas. (Satriya)
Share on Google Plus