Praktisi Hukum: "Musorkablub Subang, Inkonstitusional"

SUBANG – Ditengah-tengah Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Subang yang sah, pendeklarasian Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) adalah inkonstitusional. Dikatakan praktisi hukum Subang, Irwan Yustiarsa SH, karena secara aspek yuridis, Musorkablub tersebut harus mengacu kepada AD/ART Organisasi KONI. "Apapun kegiatan di sebuah organisasi, sifatnya mengikat, yakni harus taat aturan yang sudah diatur dalam sebuah AD/ART KONI," ujranya kepada wartawan di Subang, Minggu (28/4/2019).
Artinya kata Irwan, musorkablub itu tidak sah menurut aturan yang berlaku, dan sudah menyalahi AD/ART KONI. "Jadi saya tegaskan, bahwa musorkablub yang digelar beberapa waktu lalu itu, secara yuridis, sudah melanggar AD/ART, dan saya sebut inkonstitusional," tegasnya.
Irwan menambahkan bahwa ada mekanisme yang harus dipatuhi dan ditaati oleh seluruh Anggota dan Jajaran Pengurus KONI Kabupaten Subang jika hendak menggelar musorkablub. "Yakni apabila Ketua KONI Kabupaten Subang Yoyo Kustrio mengundurkan diri, berhalangan tetap, terkena permasalahan hukum dan meninggal dunia," jelasnya.
Kemudian dia menambahkan diluar ke empat aspek tadi, yang saat ini muncul kepermukaan karena adanya mosi tidak percaya dari seluruh anggota KONI. "Mosi tidak percaya ini, bisa menjadi dasar musorkablub, dan itu tidak sekonyong-konyong bisa dilakukan secepatnya musorkablub tersebut," imbuhnya.
Tentang mosi tidak percaya yang dikeluarka itu mengenai tata kelola organisasi, dan mosi tidak percaya terkait tata kelola keuangan KONI Subang, baik yang bersumber dari APBD Kabupaten, Provinsi dan APBN.
Terkait dengan campur tangan dari Pemkab Subang, dan lucunya lagi lanjut Irwan, Pemkab Subang menyerahkan persoalan dualisme kepengurusan KONI Kabupaten Subang kepada KONI Jabar, itu bukan sebuah solusi yang aeharuanya dilakukan oleh Pemkab Subang, karena dalam aturannya jelas, bahwa Organisasi KONI yang mengurusi prestasi olahraga, tentunya tidak boleh diintervensi oleh kepentingan politik maupun pemerintahan.
"Terlebih jawaban KONI Jawa Barat, yang meminta Pemkab Subang memberikan rekomendasi kepada salah satu Ketua KONI yang dianggap sah oleh Pemkab Subang, ini jelas sudah salah kaprah," imbuh Irwan.
Irwan juga menyatakan, bahwa dirinya akan memberikan jawaban kepada Pemkab Subang, dan KONI Jabar, terkait legitiminasi Kepengurusan Ketua KONI Subang yang sah, selaku kuasa hukum, yang ditunjuk oleh Ketua KONI Kabupaten Subang Yoyo Kustrio.
Share on Google Plus