Pemilu 2019 Lapas Subang sediakan 4 TPS

SUBANG – Untuk pelaksanaan Pemilu 2019 pada 17 April mendatang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang Jawa Barat menyediakan 4 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Menurut Kepala Lapas Kelas IIA Subang, Kadiyono pemilih data warga binaan yang terdahulu  640 orang, kemudian 216 orang diantaranya telah bebas dan lalu dilakukan perekaman KTP elektronik kepada 423 orang warga binaan ditambah dengan warga binaan yang masuk. "Itu data semoga nanti pada 17 April (2019) mendatang bisa menyalurkan hak pilihnya di sini. Kami menyediakan 4 TPS," ujarnya dalam sambutan kegiatan Sosialisasi Pemilu 2019 untuk Warga Berkebutuhan Khusus di Lapas Subang, Kamis (4/4/2019).
Untuk pemungutan suara di 4 TPS melibatkan sebanyak 40 tenaga petugas TPS dan petugas pengamanan selama kegiatan pemungutan suara berlangsung.
Kadiyono menambahkan supaya warga binaan bisa memanfaatkan kehadiran KPU Kab Subang untuk mengetahui tentang  tata cara memilih yang benar. Karena pada Pemilu 2019 sekarang akan menggunakan 5 surat suara untuk memilih Presiden, DPR, DPD, DPR Provinsi dan DPR Kabupaten/Kota.
Kemudian sosialisasi mengenai Pemilu 2019 disampaikan oleh Ketua KPU Kab Subang, Suryaman yang menyebutkan bahwa Pemilu adalah sebagai bentuk pengakuan hak yang sama dalam memilih pemimpin dan wakilnya di legislatif. Termasuk Warga Binaan yang memiliki hak pilih perlu diberikan pengetahuan tentang tata cara pemilihan.
Pada kegiatan sosialisasi di Lapas Subang Suryaman memperkenalkan surat suara yang berukuran besar dan menjelaskan tentang cara memilih yang sah.
Disamping itu juga Suryaman proses pengurusan Formulir A5 bagi pemilih pindahan sesuai dengan hasil putusan Mahkamah Konsitusi (MK). "Hasil daripada putusan MK ialah memperpanjang waktu pengurusan hingga 7 hari sebelum pemungutan suara atau sampai tanggal 10 April (2019)," katanya.
Ditambahkan Suryaman itu pun dengan syarat bagi pemilih yang sakit, karena terkena bencana alam, warga binaan dan yang bertugas untuk kepemiluan maupun non-kepemiluan. "Yang didasarkan dengan surat tugas," ujarnya.
Sosiliasasi diikuti oleh lebih dari seratus orang yang terdiri dari warga binaan dan petugas Lapas Kelas A2 Subang.