KPU Jabar Jenguk Anggota PPK Subang, begini Usulannya

SUBANG – Karena tahapan rekapitulasi suara Pemilu 2019 masih lama, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat telah meminta Dinas Kesehatan mem-backup dalam pelaksanaan rekap. Dikatakan Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, Endun Abdul Haq hal itu telah dilaksanakan di beberapa daerah dengan memeriksa kesehatan termasuk Panwas dan saksi yang ikut terlibat dalam proses rekapitulasi. "Hal ini sudah dilakukan di 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat dengan memeriksa KPPS-nya, Panwasnya termasuk para saksi," jelas Endun kepada Reporter Jabar saat menjenguk salah seorang anggota PPK yang dirawat di RSUD Subang, Selasa (23/4/2019).
Kedatangan Endun ke Subang adalah dalam rangka monitoring situasi dan kondisi proses tahapan. Kemudian didampingi Ketua KPU Kabupaten Subang, Suryaman bersama 2 orang komisionar lainnya, Ahmad Koncara dan Abdul Muhyi menjenguk anggota PPK Subang, Asep Yadi yang mengalami sakit akibat kelelahan.
"Saya secara kelembagaan dan pribadi turut berduka yang sedalam-dalam atas banyaknya jajaran penyelenggara pemilu yang meninggal dan sakit. Dari data yang kita terima di Jawa Barat sudah ada 40 orang yang meninggal dunia ada Ketua PPS, KPPS dan anggota PPS ditambah dengan yang dirawat," tuturnya.
Lalu kata dia dirinya menghimbau kepada petugas Pemilu tengah sakit supaya fokus dulu pada penyembuhan. "Jangan dulu memikirkan pekerjaan. Fokus saja dulu untuk pada kesembuhan untuk melaksanakan tugas kepemiluan kembali. Karena prosesnya masih panjang," katanya lagi.
Kemudian imbuh Endun pihaknya telah mengajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan KPU RI untuk mendapatkan santunan kepada korban. "Lalu kita jug amengajukan kepada Pemerintah Provinsi (Jawa Barat) dan KPU RI supaya bis amemberikan santuan (kepada korban)," pungkasnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers