Angka Stunting Turun Tetap Prihatin


SUBANG – Angka stunting di Kabupaten Subang walaupun mengalami penurunan namun masih dianggap memprihatinkan. Dikatakan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Ahmad Nasuhi karena stunting akan mempengaruhi tingkat kecerdasan generasi berikutnya. "Oleh karena itu kita serius untuk menurunkan angka stunting," katanya disela-sela acara Rapat Koordinasi Dearah (Daerah) Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga dan Launching Program Posdaya di Aula Pemda Subang, Selasa (23/4/2019).
Lalu dr. Ahmad memaparkan angka stunting tingkat nasional pada tahun sebesar 37,2% untuk Jawa Barat lebih dari 35% koma sekian dan Subang 40,47% tahun 2013 kemudian turun jadi 37,8% tahun 2018 dan Jawa Barat turun jadi 31,33%. "Alhamdulillah kita (Pemkab Subang) di berikan penghargaan karena bisa menurunkan kasus stunting di Subang. Tetapi kita terus berusaha akan menurunkan secara maksimal," katanya.
Stunting adalah gangguan pertumbuhan yang dialami oleh bayi akibat kekurangan gizi yang gangguannya juga menyerang otak yang berpengaruh pada tingkat kecerdasan anak. Jika stunting lewat usia 2 tahun maka akan menjadi permanen. Oleh karena itu harus dilakukan penanganan secepatnya.
Maka melalui Rakorda yang dilaksanakan sekarang adalah untuk mencari berbagai upaya yang bisa mendukung pemberantasan stunting diantaranya melalui Posdaya yang di-launching. Diantaranya upaya menurunkan stunting sampai ke tingkat desa.
Berkaitan dengan Bupati Subang mengapresiasi rakorda. Sebagaimana dalam sambutannya yang dibacakan Plt Kepala Asisten Administrasi Umum Kabupaten Subang, Drs Ade Mulyawadi, M.Si menyampaikan mengenai pelaksanaan tupoksi kepada semua peserta rapat yang hadir dalam pertemuan tersebut. "Untuk itu kita mengharapkan kerja sama dan memotivasi semua pegawai agar lebih meningkatkan kinerja masing-masing untuk menjadikan DP2KBP3A Kab Subang yang lebih baik lagi kedepannya termasuk upaya menurunkan angka stunting di Subang," ujarnya.
Pada kesmepatan tersebut dilakukan penandatanganan MoU antara UPI Bandung dengan Pemda Subang tentang Program Posdaya.
Turut hadir dalam acara ini Kepala DP2KBP3A, Wakil Ketua PKK Kabupaten Subang, unsur Forkopimda Subang dan yang mewakili, seluruh peserta perwakilan tiap kecamatan
Bertemakan membangun komitmen dan Sinergitas Pelaksana Program KKBK dalam mewujudkan pendudukan tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas menuju Subang Jawara. (HMS)


Share on Google Plus