Ternak Sudah Ada Asuransinya, Lho..

Foto: Istimewa/harianriau.co
SUBANG – Walaupun Kabupaten Subang sudah dinyatakan bebas rabies, namun kata Bupati Subang, Ruhimat keterkaitan dengan masalah rabies yang sedang beredar di negara tetangga kita di Kabupaten Subang sekalipun sudah dinyatakan bebas rabies tetapi perlu pencegahan. "Untuk itu bagi para pecinta hewan yang memiliki hewan ternak harus rutin mengecek kesehatan hewan ternaknya ke pusat pelayanan hewan untuk mendapatkan vaksin rabies untuk hewan ternaknya," ujarnya dalam pemaparan  pada kegiatan Workshop Kesehatan Hewan Kesayangan dan Ternak tahun 2019, dalam Wujud Jawara Miara Wujudkan Peternak Sejahtera di Halaman Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang, Rabu (6/3/2019).
Lalu Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Asep Nuroni menyampaikan para peternak di akan lebih tenang karena sudah ada jaminan dan asuransi tentang hewan ternak baik sakit, mati maupun pencurian hewan ternak. 
Dalam kesempatan ini juga akan di laksanakan makan telor dan minum susu bersama serta akan diadakan penyerahan bantuan berupa ayam ternak kepada para 4 camat berprestari dan penyerahan bantuan ternak sapi dan domba.
Sebelum berlanjut ke acara Talkshow, Bupati Subang memimpin kegiatan makan telur dan minum susu bersama dengan seluruh tamu undangan.
Pada acara Talkshow tersebut menghadirkan narasumber yaitu Bupati Subang H. Ruhimat, S.Pd., M.Si., Kepala DKPP Provinsi Jawa Barat drh. Arif Hidayat, dari Polres Subang AKP Kustiawan dan dari Jasindo RusdiantoS.Sos.
Kepala DKPP Provinsi Jawa Barat drh. Arif Hidayat dalam pemaparannya bahwa Rabies penyakit hewan yang menular dengan cepat yang mengakibatkan angka kematian yang tinggi. ditularkan lewat gigitan hewan anjing, kucing, kera, tikus, kelelawar dan musang namun 95% ditularkan lewat gigitan anjing  untuk itu perlu diadakan vaksinasi secara rutin dan bahkan jika  perlu diadakan langsung ke tiap-tiap desa mengenai penyuluhan tentang vaksinasi hewan anjing.
Jasindo RusdiantoS.Sos menjelaskan bahwa menanggulangi masalah kerugiaan menyangkut harta benda dan pada kesempatan ini akan menerangkan masalah ternak hewan karena sudah ada asuransi khusus untuk hewan ternak. Kesulitannya petani untuk membayar premi asuransi sehingga diharapkan pemerintah Kab. Subang untuk membantu para petani. Besaran asuransi untuk ternak sapi yaitu  Rp.10.000.000 ternak yang mati,  Rp. 10.000.000 ternak yang kehilangan dan  Rp. 5.000.000 ternak yang sakit.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Subang, Ketua DPRD Kab. Subang, Pj. Sekda Kabupaten Subang, Unsur Forkopimda Kab. Subang/yang mewakili, Kustini RSH Jawa Barat, Yeni Darmawan Sugiri, drh RSH Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan peternakan Provinsi Jawa Barat (DKPP) Asep Gunawan, DKPP Provinsi Jawa Barat drh. Arif Hidayat, Rumah Sakit Hewan (RSH) Jawa Barat drh. Indriantari, Balitbangtan (badan penelitian dan pengembangan tanah) Ropik, Para Kepala OPD se-Kab. Subang, Para Camat se-Kab. Subang serta Insan Pers.